33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Segera Bangun Pasar Kampung Bahari

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mendirikan pasar tradisional berlantai dua di kawasan Kampung Bahari Tambaklorok Semarang. Proses pembangunan akan dimulai 2017 ini, secara multiyears dilanjut hingga 2018.

Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Rina Farida bersama anggota Komisi V DPR RI, Sujadi, melakukan audiensi bersama Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, untuk memastikan terkait pembangunan pasar tradisional di Kampung Bahari tersebut. ”Pembangunan akan dilakukan multiyears, rencananya dimulai 2017, dilanjutkan 2018,” kata Rina Farida saat melakukan audiensi di ruang VIP Wali Kota, kompleks Balai Kota Semarang, Kamis (2/2) kemarin.

Dikatakannya, Detail Engineering Design (DED) pembangunan pasar tradisional berlantai dua di kawasan Tambaklorok ini telah selesai. ”Kami berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan di Tambaklorok. Sehingga pembangunan pasar nanti bisa sinkron,” katanya.

Pembangunan pasar ini bertujuan mendukung kawasan wisata Kampung Bahari. Adanya pasar tradisional tersebut, pedagang dan pembeli bisa nyaman. Pasar ini nantinya memiliki ciri khas yang diunggulkan di Kota Semarang. ”Tentunya produk-produk hasil laut yang diunggulkan,” katanya.

Rina mengaku telah memetakan master plan untuk kawasan Tambaklorok. Termasuk kebutuhan dibangunnya pasar ikan di kawasan tersebut. Sehingga bisa mengembangkan komoditas hasil laut. ”Pasar ini akan menampung para nelayan dan pedagang ikan. Tentunya, diprioritaskan bagi nelayan di kawasan setempat. Anggaran tahun ini kurang lebih Rp 20 miliar,” katanya.

Anggota Komisi V DPR RI, Sujadi mengatakan, pihaknya mengaku akan berusaha memperjuangkan usulan-usalan yang disampaikan Wali Kota Semarang. ”Kami berusaha memperjuangkan agar Semarang lebih berkembang,” katanya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pembangunan pasar tradisional di Kampung Bahari Tambak Lorok menggunakan sistem anggaran multiyears. Total anggaran diperkirakan mencapai Rp 50 miliar. ”Untuk tahun ini, Rp 20 miliar sudah siap. Kami juga telah menyampaikan bahwa pembebasan lahan telah selesai seminggu lalu,” katanya.

Sehingga Kementerian PUPR bisa memastikan untuk proses lelang. Dia berharap, peningkatan infrastruktur secara bertahap melalui pembangunan Kampung Bahari bisa mengurangi wilayah kumuh. ”Selain pembangunan pasar, juga akan dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kawasan permukiman,” katanya.

Lebih lanjut, kata Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi, pembangunan di Kota Semarang perlu dilakukan menggunakan sistem keroyok. Sehingga tidak terpaku hanya menggunakan dana pemkot saja. Sebab, APBD Pemkot Semarang sangat terbatas. Jika hanya mengacu APBD saja, maka tidak akan ada akselerasi pembangunan. ”Maka kami menginstruksikan agar SKPD bisa masuk ke kementerian,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang Kota Semarang, Agus Riyanto mengatakan, nanti diberlakukan pembagian zona pedagang di pasar tradisional Kampung Bahari tersebut. Di lantai 1, diperuntukkan komoditas daging dan ikan. ”Sedangkan lantai 2, diperuntukkan bagi pedagang buah-buahan dan sayur-mayur serta kebutuhan pokok,” katanya.

Selain membicarakan pembangunan Pasar Tambaklorok, juga dibicarakan kepastian pembangunan rumah tidak layak huni dan Ruang Terbuka Hijau di Semarang di 2017. Hendi menginginkan sejumlah program Pemkot Semarang bisa mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Mulai dari normalisasi Sungai Beringin, percepatan Banjir Kanal Timur (BKT), Rusunawa, pengembangan Kota Lama, hingga proyek penyedian air bersih di Jatibarang. (amu/ida/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Residivis Narkoba Kembali Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Residivis kasus narkoba, Sulistyo Rahutomo alias Sinyo, 38, harus kembali berurusan dengan polisi. Warga Jalan Kentangan, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah ini...

Pastikan Tak Ada Biaya Siluman dalam Pelayanan

SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengukuhkan 51 orang tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Semarang, Rabu (11/1). Dengan terbentuknya...

PKL Diminta Patok Harga Wajar

MAGELANG—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang mengimbau pedagang kaki lima (PKL) yang menempati shelter kuliner untuk mencantumkan harga menu. Imbauan ini dalam rangka perlindungan...

3 Motor Tabrakan, 1 Tewas

SALATIGA – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno Hatta Kota Salatiga, tepatnya depan dealer mobil Nissan, Jumat (10/3) sekitar pukul 06.30 WIB. Tiga sepeda...

Melanggar, Ratusan APK Dicopot

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilgub Jateng ditertibkan tim gabungan Panwas Kabupaten Semarang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang, Dinas Perhubungan...

Menjadi Bidan sekaligus Dosen

DOKTOR Runjati MMid memulai profesinya sebagai Bidan Praktik Mandiri (BPM) pada 2008. Ia adalah bidan lulusan Akademi Perawat Depkes Semarang 1996. Meski sekolah keperawatan,...