31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Ribuan Tenaga Honorer Belum Terdaftar BPJS

KENDAL—Sebagian besar pegawai non PNS atau honorer di lingkungan Pemkab Kendal belum menjadi peserta BPJS Tenaga Kerja. Meskipun sudah diberlakukan wajib setiap instansi atau perusahaan untuk mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS.

Hal itu diungkap oleh Kepala Bidang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Nugroho disela memberikan sosialisasi kepada Ogranisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kendal, di operasitional room (OR) Setda Kendal, kemarin (2/2). “Ada beberapa yang sudah, tapi sebagian besar masih banyak yang belum (terdaftar BPJS),” tuturnya.

Padahal, pegawai non PNS di lingkungan Pemkab Kendal jumlahnya mencapai ribuan. Terbanyak adalah dari perangkat desa, kecamatan, puskesmas, sekolah-sekolah di bawah Dinas Pendidikan. “Juga ada beberapa intansi OPD lainnya,” katanya.

Nugroho mengatakan, manfaat keikutsertaan BPJS bagi pegawai sangat besar. Sebab akan menanggung biaya risiko jika mengalami kecelakaan kerja. Selain itu, jika mengacu dengan UMK Kendal, maka iurannya hanya Rp 9 ribu per bulan.

“Jika tidak menjadi peserta BPJS Tenaga Kerja, maka sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja, risikonya harus ditanggung oleh pihak yang memberi kerja. Dalam hal ini oleh pihak instansi setempat. Tentu biaya yang dikeluarkan oleh intansi justru lebih besar, ketimbang mengikutsertakan pegawainya ke BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Selain BPJS Tenaga Kerja, program lainnya untuk PNS dan non PNS ada BPJS Pensiun dan BJS Kesehatan. Ia berharap, semua tenaga kerja, baik di perusahaan swasta, pegawai non PNS, bahkan karyawan di toko-toko agar ikut semua jenis BPJS.

“Termasuk BPJS pensiun, sebagai jaminan di hari tua ketika sudah pensiun.  Jadi, pegawai toko pun bisa punya pensiunan, tidak perlu menjadi pegawai negeri. Jika mulai sekarang ikut BPJS Pensiun, ketika tua nanti sudah bisa menikmati pensiunannya,”kata Nugroho.

Sementara Sekda Kendal, Bambang Dwiyono mengatakan jika pemkab sudah bekerjasama dengan BPJS. Bahkan semua pegawai diseluruh intansi di Kendal sudah terdaftar sebagai peserta BPJS.  “Selain wajib, BPJS ini juga memberikan manfaat kepada peserta jaminan kesehatan. Sehingga sewaktu-waktu ada risiko sakit, bisa langsung ditangani,” paparnya.

Penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Kendal dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di Kendal sudah dilaksanakan. Menurutnya hal itu bentuk komitmen pemerintah untuk terus memberikan akses pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat. Begitu juga dengan keberadaan program BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan benar-benar dapat memberi manfaat dan sangat berguna bagi masyarakat Kendal dalam memberikan jaminan perlindungan jiwa. (bud/zal)

Latest news

Related news