31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Longsor Lagi, Tingkatkan Kewaspadaan

UNGARAN – Warga Bandungan, khususnya yang tinggal di Bukit Hollywood dan sekitarnya, diminta meningkatkan kewaspadaan seiring bencana tanah longsor yang sudah terjadi dua kali dalam sepekan ini.

“Kami himbau pemilik lahan, pemilik tempat wisata, penghuni di Villa Permata serta warga yang berdomisili di bawah Bukit Hollywood meningkatkan kewaspadaan di musim hujan ini,” kata Camat Bandungan Nanang Septyono.

Longsor tebing Bukit Hollywood terjadi pada Rabu (1/2) dini hari lalu. Lokasi tebing longsor tak jauh dari bundaran jalan Villa Permata. Di tebing setinggi sekitar 15 meter ini, tanah sepanjang 25 meter longsor. Longsor susulan di titik yang sama kembali terjadi pada Rabu (1/2) malam sekitar pukul 23.00 hingga membuat radius tanah yang longsor makin panjang.

Beruntung lokasi longsoran di lahan kosong sehingga tidak ada kerugian materiil. Pihak kecamatan lewat petugas posko bencana sudah memasang tanda bahaya di sekitar lokasi longsor warga dilarang beraktivitas di tempat tersebut.

“Antisipasi longsor bisa dengan menanam tanaman tegakan, membuat sistem terasiring di lahan yang miring dan perhatikan sistem pembuangan air selalu dibersihkan, jangan sampai ada sumbatan,” katanya.

Nanang mengakui semestinya Bukit Hollywood bukan untuk kawasan pemukiman maupun usaha wisata. “Di situ adalah daerah tangkapan air,” katanya. “Itu sudah terjadi jauh sebelum saya jadi camat. Siapa yang membuat model seperti itu, siapa yang melakukannya, yang menyetujui, saya tidak tahu,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengatakan selain kawasan Bandungan, peningkatan kewaspadaan juga harus dilakukan oleh warga di kawasan lain yang rawan bencana.Selain itu pengoptimalan posko bencana di setiap kecamatan harus dilakukan. “Mengingat kondisi cuaca seperti ini, intensitas hujan sangat tinggi,” katanya.

Dikatakan Heru, pengoptimalan peran posko penanganan bencana dapat mempermudah koordinasi untuk memberikan penanganan lanjutan. “Sehingga BPBD lebih mudah untuk menyalurkan bantuan-bantuan kepada warga yang terkena musibah bencana, supaya lebih cepat sampai ke tangan warga,” ujarnya.

Selain memudahkan penyaluran bantuan, pengotimalan posko tanggap bencana di kantor kecamatan juga dapat mempermudah proses evakuasi warga yang terkena bencana. (ewb/zal)

Latest news

Related news