31 C
Semarang
Selasa, 11 Mei 2021

Pedagang Minta Toko Modern Dibatasi

SALATIGA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar dialog interaktif bersama masyarakat Salatiga di Pendopo Rumah Dinas Walikota Jalan Diponegoro 1 Salatiga, Kamis (2/2). Warga tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Ganjar untuk menyampaikan uneg-uneg terkait dengan pembangunan di Salatiga.

Sumiarti, pedagang di Jalan Taman Makam Pahlawan misalnya. Ia sangat berharap agar pendirian toko modern di Salatiga dibatasi.

Sementara Imam Daelami, pedagang Pasar Jetis, berharap pembangunan Pasar Jetis dilanjutkan. “Dahulu pedagang Pasar Jetis ada 150-an pedagang namun sekarang tinggal 40 pedagang saja, kemungkinan disebabkan pasar yang tidak diteruskan pembangunannya. Saya berharap Bapak Gubernur turut membantu pembangunan tersebut,” pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Ganjar bersedia menyukseskan pembangunan pasar asal pedagang juga turut menjaga kebersihan pasar. “Sampaikan saja mumpung sekarang hadir Pj Wali Kota dan ketua DPRD. Memang pembangunan toko modern harus dibatasi atau dimoratorium, namun bapak-ibu juga hendaknya melayani pembeli dengan baik,” nasehat Ganjar.

Ia berharap para pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar. Selain itu Ganjar juga mengingatkan agar pedagang mematok harga yang wajar dan jangan “ngepruk” harga kepada pembeli.

Sementara itu warga lainnya, Muamir Marzuki berharap gubernur turut mewujudkan terbangunnya wisata religi di Kelurahan Tingkir Lor. Apalagi Tingkir Lor telah dicanangkan menjadi desa wisata. Ia meminta dukungan untuk membangun potensi wisata religi. “Kelurahan kami ada makam Kiai Abdul Wahid yang merupakan leluhur Gus Dur dan Gus Sholah, ini sangat potensial jika dibangun dengan baik,” usul Muamir. (sas/ton)

Latest news

Related news