31 C
Semarang
Senin, 17 Mei 2021

Siapkan Hadiah Rp 1 Juta

SALATIGA – DPC PDIP Kota Salatiga berkomitmen memerangi praktik politik uang dalam pelaksanaan pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) yang digelar 15 Februari mendatang. Salah satu wujudnya adalah PDIP telah membentuk satuan tugas (satgas) anti-money politic untuk mencegah praktik politik kotor itu.

Ketua DPC PDIP Teddy Sulistyo menandaskan, jumlah personel satgas anti-money politic sebanyak 2.500 orang. Mereka siap memburu pelaku praktik politik uang yang disinyalir akan terjadi menjelang pelaksanaan pemungutan suara nanti. Mereka berasal dari Salatiga dan luar daerah.

“Dan satgas kami siap bekerja untuk memburu pelaku jual beli suara. Praktik money politic bisa merusak tatanan demokrasi dan hasil Pilwalkot. Karena itu, dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Salatiga jangan sampai terjadi praktik money politic agar terlahir sosok pemimpin yang bersih dan benar-benar pilihan rakyat,” tegas Teddy.

Ia menandaskan. PDIP bertekad untuk menegakkan demokrasi dan akan membentengi demokrasi dari praktik politik kotor. Ini dilakukan demi lahirnya pemimpin Salatiga yang bersih serta bisa menganyomi, memberikan pelayanan yang baik kepada rakyatnya dan membangun Kota Salatiga tercinta ini.

“DPC PDIP Kota Salatiga akan memberikan apresiasi dan hadiah berupa uang kepada satgas yang bisa meringkus pelaku money politic. Rp 1 juta per satu kasus,” ujarnya. PDIP juga akan memperkarakan pelaku politik uang sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta kepada warga Salatiga untuk menyukses dan menjaga kondusifitas agat Pilwalkot berjalan dengan baik dan damai. “Saya minta masyarakat ikut menjaga, agar Pilkada Salatiga aman. Pilih pasangan calon sesuai dengan hati dan pilihan masing-masing, tentunya yang bisa memajukan Kota Salatiga,” pintanya saat berdialog dengan masyarakat Salatiga di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, kemarin. (sas/ton)

Latest news

Related news