33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Daerah Diminta Garap Potensi Wisata Alam

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Sri Adiningsih meminta Pemprov Jateng menggali potensi objek wisata, terutama yang berbasis alam. Apalagi, Jateng punya tipografi yang cukup lengkap. Ada pantai, gunung, sungai, hutan, air terjun, dan potensi alam lain yang bisa dikemas menjadi objek wisata.

Menurutnya, objek wisata alam ini tidak harus berdiri sendiri. Bisa digabung dengan desa wisata agar pengelolaannya lebih tertata. ”Pariwisata sudah menjadi salah satu tulang punggung pengembangan ekonomi di daerah. Sekarang masyarakat juga banyak berinisiasi mengembangkannya,” katanya usai menggelar rapat koordinasi dengan Gubernur Jateng, di Gedung A komplek Kantor Gubernur, Rabu (1/2).

Meski begitu, dia mengakui jika faktor infrastruktur menjadi kendala utama dalam mengembangkan wisata alam. Tidak sedikit akses menuju lokasi yang kurang memadai. Praktis wisatawan enggan berkunjung ke wisata alam tersebut. Karena itu, dia meminta permasalahan akses dan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota.

”Bukan hanya pusat, tapi provinsi, kabupaten dan kota harus ikut mendukung. Sebab akses menuju objek wisata yang baik akan mendorong turis untuk datang. Kan, anak-anak muda sekarang lagi senang selfie dan kulineran di alam,” katanya.

Sri Adiningsih juga meminta BUMN dan BUMD, serta perusahaan swasta ikut membantu mengembangkan inisiasi masyarakat tersebut. Karena, jika hanya mengandalkan sumber daya manusia (SDM) di desa tentu masih kurang.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menambahkan, keterlibatan BUMN dalam pengembangan pariwisata sudah ada contohnya di Kabupaten Magelang. Yakni di Kecamatan Borobudur. Terdapat 20 desa dan masing-masing dibangun Balai Ekonomi Desa (Balkondes). Yakni berupa homestay dan tempat pergelaran. ”Jadi nggak hanya mengandalkan APBD,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, untuk pembangunan infrastruktur di desa, dapat memanfaatkan dana desa. Baik yang digelontor dari pusat, provinsi, maupun kabupaten. Dana dari masyarakat desa setempat juga bisa dimanfaatkan. ”Saran saya bisa belajar di Desa Ponggok, Klaten. Di sana sangat bagus dan layak jadi dicontoh dalam pengelolaan dan pengembangan potensi desa. Pada 2015 lalu, bisa mendapatkan Rp 6 miliar. Naiknya hampir dua kali lipat. Dalan setahun bisa dapat Rp 10 miliar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Disporapar Jateng, Prambudi Trajutrisno mengatakan, saat ini desa wisata di Jateng yang teregistrasi ada sejumlah 147 lokasi yang tersebar di 35 Kabupaten dan Kota. Sedangkan yang berpotensi untuk dikembangkan ada sekitar 400 lokasi. ”Potensi terbanyak ada di Kabupaten Magelang, Wonosobo, Banjarnegara, Kabupaten dan Kota Semarang, Jepara, Solo dan sekitarnya,” katanya. (amh/ric/ce1)

Berita sebelumyaPameran Airsoft Gun
Berita berikutnyaJateng Minim Pegawai Spesialis

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hadirkan Keindahan Gunung Gono

Pemerintah Kabupaten Magelang kembali meresmikan desa wisata. Kali ini, Desa Banyubiru di Kecamatan Dukun, pemilik kawasan lokasi wisata alam Gunung Gono. SELAIN Gunung Gono, tempat...

Diskusi Kelompok Menumbangkan Sikap Antisosial Siswa

RADARSEMARANG.COM - KEMAJUAN teknologi informasi komunikasi saat ini sangat berpengaruh langsung terhadap siswa. Berkembangnya perangkat informasi yang semakin  canggih mengakibatkan semua orang disibukkan dengan...

7 Siswa Lolos KMNR

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG –Tujuh siswa SMP Mutual Kota Magelang lolos ke Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) di Solo, 4 Februari 2018 mendatang. Mereka adalah Aizar...

Masih Berburu Satu Pemain Senior

SEMARANG – Tim PSIS Semarang terus menggelar persiapan di sisa waktu menjelang bergulirnya kompetisi Divisi Utama 2017 ini. salah satu yang terus dipersiapkan adalah...

Pura-Pura Beli, Gelapkan Motor

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Jajaran Polsek Leksono menangkap pelaku penggelapan sepeda motor berinisial S, warga Dusun Tawangsari RT 4 RW 1 Desa Krasak, Kecamatan Selomerto....

Simpan Miras Ciu di Dispenser Air

MAGELANG–Meski sudah pernah dikurung karena kasus tindak pidana ringan, tak berarti membuat kapok pria berinisial JP, 31, warga Kampung Pasar Telo, Gelangan, Magelang Tengah....