31 C
Semarang
Jumat, 7 Mei 2021

Bantu SLB dengan Jimpitan Beras

“Jimpitan ini juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin memberikan bantuan.” Lukman Fatahillah, Ketua Panitia Harlah NU

MUNGKID—Sekolah Luar Biasa (SLB) Ma’arif Muntilan sudah kelebihan peserta didik. Tempat belajar sudah tak memadai untuk menampung semua siswa.

Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) gerakan Pemuda (GP) Ansor Muntilan menginisiasi program jimpitan beras guna membantu pembelian tanah dan menambah jumlah kelas anak berkebutuhan khusus. Program ini diluncurkan bersamaan dengan peringatan Harlah ke-91 NU, Rabu (1/2). Panitia meluncurkan program tersebut dan disambut baik oleh masyarakat.

Ketua Panitia Harlah NU Lukman Fatahillah mengatakan, dalam program ini, setiap pelajar dan santri NU Muntilan diminta menyumbang 2 gelas beras atau kurang lebih 0,5 kg beras. Beras tersebut diserahkan ke sekolah atau pondok pesantren masing-masing. Nantinya, beras yang terkumpul di sekolah dan pesantren akan disumbangkan ke SLB Ma’arif Muntilan.

Jimpitan ini, katanya, juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin memberikan bantuan. Dia berharap bantuan yang terkumpul bisa memecahkan persoalan SLB Maarif Muntilan.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Muntilan Muhammad Roghibi menambahkan, Harlah NU juga dimeriahkan dengan Apel Kebangsaan 1.000 kader NU, pawai ta’aruf pelajar TK-RA dan PAUD Muslimat NU se-Muntilan, panggung kreasi pelajar Ma’arif, Orasi Kebangsaan, dan testimoni sosok Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Pihaknya juga menggelar sarasehan dengan tema “Revitalisasi Gerakan Jamiyah NU Menyongsong 1 Abad Nahdlatul Ulama” bersama Alisa Abdurahman Wahid  di Gedung NU Desa Tamanagung. “Peringatan hari lahir NU ke-91 ini kami rangkai dengan haul Gus Dur ke-7. Peringatan ini untuk meneguhkan semangat gerakan Kejamiyahan NU untuk kemaslahatan umat,” kata dia.

Tokoh muda NU Anis Akhmad Fatkhulloh menyatakan, keluarga besar jamiyyah NU Kecamatan Muntilan berkomitmen menjaga keutuhan NKRI sebagai wujud dari pengamalan nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. NU mengajak seluruh komponen bangsa menyikapi segala macam bentuk perbedaan dengan cara yang arif dan bijaksana. Ia menyatakan bahwa segenap kader NU siap meningkatkan kualitas diri. (vie/ton)

Latest news

Related news