31 C
Semarang
Kamis, 6 Mei 2021

Bukit Menoreh Longsor, Tiga Rumah Rusak

MUNGKID – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Magelang selama musim penghujan ini. Kali ini, sebuah tebing di pegunungan Menoreh longsor dan merusak tiga rumah warga.

Tanah longsor terjadi di Dusun Jombor Desa Giripurno Kecamatan Borobudur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Informasi yang dihimpun koran ini, tanah longsor terjadi Selasa (31/1) malam sekitar pukul 21.00. Saat itu, kawasan perbukitan Menoreh diguyur hujan cukup deras.

Air hujan kemudian membuat tebing setinggi sepuluh meter di Dusun Jombor longsor. Material tanah dan pepohonan terbawa dan menimpa tiga rumah yang ada di bawahnya.

Relawan Garuda Bukit Menoreh (GBM) Soim mengatakan, longsoran tanah menimpa tiga rumah warga, masing-masing milik Nurohim, Walidi dan Musfota. Kerusakan terparah dialami Nurohim karena tembok rumah jebol oleh material longsor. Ketebalan material longsoran yang mencapai 3 meter membuat pembersihan sulit dilakukan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, akibat tanah longsor ini, belasan anggota keluarga dari tiga rumah tersebut terpaksa mengungsi di rumah warga lain. BPBD sudah berkoordinasi untuk membantu korban bencana.

Edy mencatat, dalam tiga hari terakhir longsor terus terjadi di Kabupaten Magelang. Untuk itu dia berharap masyarakat tetap waspada saat musim hujan turun. Terutama, kata Edy, masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan. “Jika turun hujan dalam durasi yang cukup lama, kita harapkan untuk terus waspada. Karena wilayah kita ini termasuk rawan longsor. (vie/ton)

Latest news

Related news