31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Rp 110 Miliar untuk 50 Embung

SEMARANG – Pemprov Jateng terus melakukan berbagai upaya dan inovasi guna menyukseskan program 1.000 embung. Pada 2017, pemprov berencana membangun 50 embung dengan anggaran Rp 110 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air, dan Penataan Air Jateng, Prasetyo Budhie Yuwono mengatakan, pembangunan embung terus menjadi prioritas meski bertahap. ”Sudah dimasukkan APBD 2017 dengan nominal Rp 110 miliar. Tinggal nanti menunggu eksekusi dalam pembangunannya,” katanya.

Ia menambahkan, selain pembangunan, renovasi dan perawatan terus dilakukan. Selama ini persoalan serius yang dihadapi di Jateng karena sering kekurangan air. Pembangunan embung dilakukan mengingat baru 20 persen air yang ditangkap dari hujan. Padahal, idealnya 70 persen yang ditampung dapat dimanfaatkan, seperti untuk bendungan, irigasi, industri, dan PLTA. ”Pembangunan embung ini satu langkah untuk meningkatkan kapasitas pemanfaatan air dan bisa menampung 200-300 juta meter kubik air. Artinya kebutuhan air sektor pertanian bisa diatasi,” ujarnya.

Realisasi program 1.000 embung sudah dimulai dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tahun 2016 setidaknya sudah ada sebanyak 27 embung yang dibangun dengan total anggaran Rp 60 miliar. Bahkan, program tersebut ternyata mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. ”Kapasitas waduknya memang bervariasi, ada yang besar dan kecil. Tetapi ini merupakan tahap awal untuk program 1.000 embung,” tambahnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng, Yudi Sancoyo menyambut baik program 1.000 embung yang dicanangkan pemprov. Sebagai daerah penyokong pangan nasional, Jateng membutuhkan perhatian serius di sektor pertanian. Pembangunan 1.000 embung, tentu akan semakin mengokohkan Jateng sebagai penyokong pangan. ”Meski lahan pertanian terus berkurang, tetapi ketika sumber air melimpah akan meningkatkan hasil pertanian,” katanya.

Ia menambahkan, dari kunjungan yang dilakukan di sejumlah daerah ternyata pemberian alokasi dana desa (ADD) sudah memberikan efek bagus untuk desa. Dana desa harus bisa digunakan untuk membangun dan merevitalisasi irigasi yang ada di 7.809 desa se-Jateng. (fth/ric/ce1)

Latest news

Related news