31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Jateng Minim Pegawai Spesialis

SEMARANG – Pemprov Jateng diminta terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Ini menjadi tantangan bagi pejabat baru yang menempati Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). Desain dan kualitas aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi prioritas dalam kinerja.

Dosen Fisip Universitas Diponegoro (Undip) Turtiantoro mengatakan, adanya penataan SOPD bukan menjadi alasan. Justru, adanya pejabat baru harus menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan publik. Karena saat ini pegawai dituntut untuk bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. ”Pimpinan di SOPD yang baru harus bekerja maksimal, tingkatkan profesionalitas dalam bekerja,” katanya.

Ia menyoroti tenaga fungsional di Pemprov Jateng yang masih belum maksimal keberadaannya. Bahkan keberadaan tenaga spesialis masih sangat minim. Harusnya, tenaga fungsional benar-benar paham betul dan menguasai bidangnya masing-masing. Sayang, di Jateng masih minim karena pejabat lebih tertarik untuk di struktural dibandingkan fungsional. ”Padahal jika dilihat perannya sangat sentral,” tambahnya.

Kabid Akuntabilitas Kinerja dan Reformasi Birokrasi Biro Organisasi Pemprov Jateng, Ahmad Abadi mengaku terus melakukan evaluasi kinerja pasca penataan OPD baru. Ia berjanji akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Jateng. ”Tidak mudah memang, tetapi pejabat baru akan bekerja maksimal untuk masyarakat Jateng,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

Latest news

Related news