33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

20 Jajanan Berformalin Dijual Bebas

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KENDAL—Jajanan anak yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan perwarna tekstil masih banyak dijumpai di Kendal. Hal itu terungkap dari temuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal yang melakukan pemeriksaan terhadap makanan di sejumlah Kantin di Madarasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kalibuntu, Kendal.

Sedikitnya ada 20 jenis jajanan positif mengandung formalin dan bahan pewarna tekstil. Temuan Dinkes Kendal menjadi peringatan bagi para orang tua agar anak tidak jajan sembarangan. Lebih baik memberikan bekal makanan dari rumah yang lebih sehat dikonsumsi.

Menurut salah satu petugas Dinkes Kendal, Prihartini mengatakan bahwa pemeriksaan makanan di kantin MIN Kalibuntu dilakukan atas permintaan pihak sekolah. “Yakni, pihak MIN Kalibuntu yang menginginkan semua makanan yang dijual di lingkungan sekolah terjamin kesehatannya,” katanya.

Selain itu, pihak sekolah, lanjut Prihartini, bersama orang tua siswa memang sudah berkomitmen menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya, dalam hal memilih makanan atau jajanan sekolah. “Apa makanan layak dibeli dan dikonsumsi atau tidak,” kata Prihartini.

Dari pemeriksaan makanan yang dijual di kantin sekolah, ditemukan 20 jenis makanan yang diduga positif memakai warna pakaian dan berformalin. 20 jenis makanan tersebut, dibawa oleh tim untuk dibawa ke laboratorium. “Kepastiannya bisa diumumkan sekitar 3 minggu mendatang. Tapi dari pengalaman kami melakukan pemeriksaan, 20 jenis makanan ini sangat besar kemungkinan mengandung pewarna pakaian dan formalin,” jelasnya.

Petugas pemeriksa lainnya dari Puskesmas Kendal, Aniek Eko Sulistyowati, mengakui bahwa jajanan di sekitar SD maupun TK di Kendal masih sangat rentan menggunakan bahan kimia berbahaya bagi tubuh. Makanya ia meminta agar para orang tua waspada dalam memilih jajanan yang sehat bagi anak.

“Sebab, secara kasat mata sudah terlihat. Makanan yang menggunakan pewarna pakaian terlihat cerah warnanya. Sedangkan yang menggunakan formalin tampak lebih kenyal. Jika menemukan makanan seperti itu, lebih baik dihindari,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala MIN Kalibuntu, Musyadad, mengatakan pemeriksaan makanan yang dijual di sekolah ini atas permintaan orang tua dan wali murid. “Para orang tua khawatir dengan kesehatan anaknya. Sebab, jika dibiarkan, ke depannya akan berdampak pada kesehatan anak,” tandasnya.

Jika hasil laboratorium dinyatakan positif mengandung formalin dan pewarna pakaian, pihaknya akan melarang kantin sekolah menjual makanan tersebut. Pihaknya akan meminta agar kantin menjual makanan yang sehat.

Musyadad mengaku, atas komitmen bersama antara pihak sekolah dan orang tua siswa, pihaknya akan memberlakukan kebiasaan pola hidup sehat ke semua siswa tanpa terkecuali. Salah satunya meminta kepada siswa, supaya pada hari-hari tertentu membawa bekal makanan dari rumah. “Yakni makanan yang memenuhi unsur 4 sehat 5 sempurna. Makanan yang dibawa, tidak harus makanan yang mewah. “Sayurnya bayam dan lauknya ikan asin, juga tidak apa tapi sehat,” tambahnya. (bud/ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...