31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Sahabat Siap Bertarung di WBC

SEMARANG – Setelah harap-harap cemas menanti kejelasan kompetisi, tim basket putri Sahabat Wisma Sehati Semarang akhirnya bakal turun di ajang Women Basketball Challenge (WBC) di mana seri pertama bakal berlangsung di GOR Merpati Denpasar, Bali, 2-7 Februari nanti.

Seperti diketahui, lepasnya penyelenggaraan kompetisi basket putri yang musim lalu bernama WIBL (Women Indonesian Basketball League) dari promotor liga, Starting 5, membuat klub-klub basket putri secara mandiri bergotong-royong untuk menyelenggarakan kompetisi tahun ini.

Rencananya kompetisi basket putri tahun ini akan digelar tiga seri termasuk babak playoffs dan grandfinal. Tuan rumah penyelenggara, berhak menamakan title kompetisi sesuai dengan nama sponsor yang mereka dapatkan atau menggunakan nama event dari asal klub tempat penyelenggara yang bersangkutan. Namun pada babak playoffs dan grandfinal akan memperebutkan piala Perbasi.

Di ajang yang diikuti oleh tujuh tim tersebut, Natasha Debby dkk akan tergabung di grup B bersama tuan Merpati Bali dan Tanago Friesian Jakarta. Pada laga pertama, Kamis (2/2), tim besutan Xaverius Wiwid akan berjumpa tuan rumah Merpati Bali.

Di Grup A bercokol tim Merah Putih Predator Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Surabaya Fever, Flying Wheel Makassar. ”Sistem pertandingan WBC berbeda dengan WIBL. Tiap seri ada babak final. Nantinya, dua tim terbaik yang berhak melaju ke babak grand final. Sehingga kemenangan pada laga pertama melawan tuan rumah sangat penting untuk langkah selanjutnya,” kata Xaverius Wiwid.

Secara kekuatan sendiri, di ajang tersebut Sahabt bakal diperkuat dua rookie yaitu Delaya Maria (eks PON XIX DKI Jakarta) dan Sania Nurbait (eks PON XIX Jabar) bakal menambah kekuatan Sahabat. Ditambah, kembalinya pemain senior yakni Nur Rahmawati dan Sinta Ayu Ramadani bisa membawa aura positif bagi tim yang bermarkas di GOR Sahabat tersebut. ”Penambahan pemain serta kembalinya Ayu dan Nur memudahkan untuk melakukan rotasi. Anak-anak siap meredam agresivitas Merpati Bali. Tuan rumah punya pemain berkualitas seperti Helena Tumbeleka dan Jacklyn Ibo. Harus benar-benar fokus di laga pertama nanti,” tambahnya.

Manajer Tim Sahabat David Song menambahkan, dengan materi pemain sekarang ini akan lebih berbicara banyak di WBC nanti. Pemain muda, diharapkan bisa lepas ketergantungan dari Natasha Debby dan Yuni Anggraeni.”Semua pemain harus bisa saling mengisi. Sebab, basket tak bisa hanya mengandalkan satu atau dua pemain. Harus percaya diri bisa berbuat yang terbaik,” tandas David. (bas/smu)

Latest news

Related news