31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Dana Minim, Kualias Perlengkapan Jelek

BATANG-Akibat anggaran minim, sejumlah perlengkapan terkait pemungutan suara untuk Pilkada 15 Februari mendatang, kualitasnya lebih jelek dibanding Pilkada sebelumnya. Selain itu, beberapa kebutuhan lain yang dibutuhkan juga belum diterima pihak KPUD Batang.

Kasubag Umum KPUD Kabupaten Batang, Murtadho mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pengepakan sejumlah perlengkapan bagi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena waktu pelaksanaan pemungutan suara sudah semakin dekat. “Saat ini, kami sedang mengepak perlengkapan TPS, mulai dari kebutuhan petugas TPS hingga perlengkapan mencoblos,” jelasnya, Senin malam (30/1) kemarin.

Perlengkapan tersebut seperti surat suara, paku untuk mencoblos, busa bantalan kertas, pulpen dan sebagainya. Dari pantuan Koran ini, terlihat salah satu perlengkapan kualitasnya cukup jelek adalah busa alas kertas saat mencoblos, yang biasanya ditaruh di dalam bilik suara.
Murtadho mengakui, kualitas busa yang digunakan lebih jelek dibanding Pilkada sebelumnya. Dijelaskan, untuk pilkada sebelumnya satu paket busa dan alat coblos seharga Rp 20 ribu. Kini harganya menurun drastis hanya Rp 5 ribu per paketnya, sehingga terlihat mudah robek jika digunakan nanti.

“Kami menggunakan kualitas seperti ini, karena dananya memang minim. Padahal jumlah TPS juga banyak, total 4164 bilik suara, sehingga harus mencukupkan dana, ” jelasnya.

Selain menurunnya kualitas alat pemungutan suara, KPUD Batang juga menyesalkan keterlambatan beberapa kebutuhan lain, salah satunya sampul surat suara dan lembar Berita Acara. “Padahal Pilkada tinggal 15 hari lagi, namun kebutuhan belum komplit. Sehingga tugas kami semakin menumpuk, jika nanti harus membagi alat kelengkapan, ” sesalnya. (han/ida)

Latest news

Related news