31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Perkuat Toleransi Umat Beragama

SEMARANG – Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat toleransi antarumat beragama. Hal ini sangat penting, mengingat sekarang ini banyak pihak-pihak tertentu yang berusaha untuk membuat kegaduhan. Dan yang terpenting, Indonesia bisa merdeka dan terbangun berdasarkan ribuan suku dan etnis.

”Penguatan toleransi beragama menjadi sangat penting agar kita tetap bisa bersatu,” katanya.

Salah satu yang perlu diwaspadai adalah kemajuan teknologi dan pengaruh media sosial. Bebasnya orang mengakses dan memanfaatkan media sosial seringkali digunakan untuk memecah belah persatuan masyarakat. Untuk itu, masyarakat harus bisa lebih cerdas dalam memanfaatkan media sosial. ”Jangan asal mem-posting berita palsu alias hoax. Masyarakat harus bisa memilah mana yang benar dan mana yang tidak,” ujarnya.

Sebenarnya Jateng merupakan salah satu daerah yang kondusif dan toleransi antarumat beragamanya bagus. Hal ini karena secara sosial, budaya, ekonomi dan sejarah Jateng merupakan daerah yang plural dan terus menjaga perbedaan. Justru perbedaan itulah malah bisa menyatu dan melebur untuk bersama menjaga NKRI. ”Toleransi di Jateng sangat bagus, dan semua guyub untuk hidup bersama dan bergotong royong tanpa melihat etnis, suku maupun agama,” jelasnya.

Masyarakat Jateng diminta bijak dalam memanfaatkan perkembangan media sosial. Terlebih saat ini banyak berita palsu atau hoax yang sengaja disebarluaskan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jika tidak disikapi dengan bijak, bisa saja berita-berita hoax tersebut memecah belah persatuan dan harmonisitas dalam bermasyarakat. Terutama anak-anak muda yang doyan bermain media sosial. ”Sekarang semua bebas untuk berbicara di medsos tanpa ada filter, ini harus diwaspadai dan harus bijak menggunakannya,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, banyak kasus yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir karena pengaruh medsos. Ia mencontohkan, aksi besar-besaran yang dilakukan umat Islam kepada calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama juga karena medsos. Bahkan, dalam beberapa kasus, unggahan di medsos bisa memecah persatuan dan membuat konflik di masyarakat. ”Jangan sampai memaksakan kehendak, apalagi dengan kekerasan. Karena itu bisa memecah persatuan masyarakat,” tambahnya.

Peran pemerintah sangat vital untuk tetap menjaga toleransi beragama dan keutuhan NKRI. Sebagai negara berlandasarkan Pancasila, negara harus bisa menjadi tameng agar keutuhan NKRI dan persatuan masyarakat tetap terjaga. ”Negara harus hadir, agar paham-paham radikalisme tidak memiliki tempat di sini,” tambahnya.

DPRD Jateng terus berkomitmen ikut menjaga toleransi antarumat beragama. Salah satunya dengan menggelar Wedangan bersama DPRD Jateng bertema ”Menjaga Kerukunan Beragama di Jateng” hari ini Rabu (1/2). ”Semua tokoh agama akan diundang dan duduk bersama agar toleransi dan persatuan masyarakat Jateng bisa terus terjaga,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

Latest news

Related news