33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

PGSI Tuding Pemprov Jawa Tengah Pilih Kasih

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

TEMANGGUNG— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dinilai pilih kasih alias diskriminatif terkait pemberian tunjangan kesejahteraan bagi guru-guru SLTA. Sebab , Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) di SMA/SMK (SLTA) swasta, tidak diberikan tunjangan kesejahteraan. Berbeda dengan GTT/PTT SLTA negeri yang tetap mendapatkan tunjangan kesejahteraan dari Pemprov.

Saat ini, Pemprov hanya mengalokasikan dalam anggaran APBD Provinsi 2017 untuk memberikan tunjangan kesejahteraan bagi GTT/PTT di SMA/SMK negeri. Sedangkan untuk GTT/PTT di SMA/SMK swasta, tidak ada alokasi anggaran tunjangan kesejahteraan.

Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Temanggung, Humam Sabroni, menyampaikan, per 2017, pengelolaan SMA/SMK—baik negeri maupun swasta—yang semula di bawah Pemkot/Pemkab, telah diserahkan kepada Pemprov. “Namun, tunjangan kesejahteraan hanya akan diberikan kepada GTT/PTT di SMA/SMK negeri. Sedangkan swasta tidak dianggarkan.”

Menurut Humam, perlakuan tersebut berbeda ketika SMA/SMK masih dikelola Pemkab. Saat dikelola Pemkab, tunjangan kesejahteraan yang bersumber pada APBD kabupaten, diberikan kepada GTT/PTT, baik yang bertugas di SMA/ SMK negeri maupun swasta. Besarnya, Rp 250 ribu/bulan.

“GTT/ PTT pada dasarnya sama-sama bekerja untuk membantu lembaga pendidikan, dalam upaya mencerdakan anak-anak bangsa. Sehingga, pemerintah tidak perlu memilah-milah antarsekolah negeri dan swasta dalam memberikan bantuan tunjangan kesejahteraan kepada mereka.” (jpg/isk)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Progres Pasar Waru Diklaim Lebihi Target

SEMARANG-Proses pembangunan Pasar Waru Semarang terus dikebut. Progres pembangunan saat ini diklaim melebih target, yakni dari target 18.05 persen, telah tercapai realisasi 19,25 persen....

Hoax A.M. Hendropriyono Meninggal Dunia

JawaPos.com – Akhir-akhir ini mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M. Hendropriyono kerap dihantam kabar hoax. Tak hanya disebut kolaps sehingga harus dilarikan ke...

Ganjar Heran, Ada Pejabat Terkena OTT KPK

BATANG-Gubernur Jateng, Ganjar Pronowo mengaku heran dengan adanya beberapa kepala daerah yang kena OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh KPK. Padahal, dirinya mengaku tidak pernah...

Sudirman-Ida Unggul Tipis 

Biarlah survei mengatakan seperti itu, tapi kami sangat optimistis pasangan Sudirman-Ida Fauziyah bisa memenangkan Pilgub Jateng. Abdul Wachid Ketua Tim Pemenangan Sudirman-Ida Fauziyah RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jelang pencoblosan Pilgub...

SMK Teuku Umar Lepas 182 Wisudawan/Wisudawati

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - SMK Teuku Umar Semarang melepas 182 siswa- siswi  pada acara  wisuda dan perpisahan yang dihadiri oleh para wisudawan dan orangtua di...

Utamakan Pendidikan Warga

RADARSEMARANG.COM, SURUH – Di Desa Reksosari terdapat sejumlah tempat pendidikan baik formal maupun informal. Dikatakan Kades Reksosari A.M Tantowi, di desa ini terdapat 3 SD,...