33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Pedagang Pasar Gladak Bertahan di Lapak Darurat

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Pembangunan Pasar Gladak, Kaliwungu telah rampung dikerjakan sejak akhir Desember tahun lalu. Namun hingga kini, para pedagang masih menempati lapak-lapak pengungsian. Yakni lapak sementara yang berada di sepanjang Jalan Gladak. Praktis, jalur Kaliwungu-Boja semrawut setiap paginya.

Kesan semrawut, karena para pedagang dan pembeli berjubal di jalanan. Bahkan tak sedikit, para pembeli yang mencari praktis, membeli belanjaan dengan tetap mengendarai motor atau memarkirkan kendaraannya di depan lapak tempat berbelanja. Hal tersebut tentu saja menghambat arus lalu lintas.

Sarjono, 43, seorang pengunjung Pasar Gladak mengatakan bahwa bangunan pasar sudah selesai sejak akhir Desember. Sebagian kecil pedagang sudah menempati lapak. “Tapi belum seluruhnya, masih banyak pedagang yang berjualan di lapak darurat yang berada ditepi jalan,” katanya, Senin (30/1) kemarin.

Karena lapak bersifat sementara, pengelolaan sampahpun tak maksimal. Alhasil, menimbulkan kesan kumuh di sepanjang jalur pantura Kendal. Apalagi saat musim hujan seperti ini, sampah yang menumpuk di tepi jalan menimbulkan bau tak sedap. “Selain itu jalan macet karena lapaknya di sisi jalan,” jelasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Syukron Samsul Hadi mengakui memang banyak pedagang yang belum menampati lapak dalam pasar. Hal itu karena, sesudah selesai direnovasi, hingga kini belum ada serah terima hasil pekerjaan dari pihak rekanan.

“Kami belum menerima, kecuali sudah diterimakan kami, bisa memaksa pedagang untuk masuk ke dalam pasar. Diperkirakan para pedagang bisa kembali ke pasar pada Februari mendatang,” tandasnya.

Terkait dengan para pedagang yang berjualan di teras-teras pasar, Syukron mengatakan akan ditata supaya pasar terlihat teratur. Renovasi dilakukan supaya kondisi pasar terlihat bersih dan tertata. Sehingga para pedagang yang berjualan di teras-teras los pasar juga harus ditata.

Untuk papan dan kayu bekas lapak sementara, akan diupayakan supaya diberikan kepada para pedagang. Sehingga bisa digunakan membenahi los di pasar. “Perlu ditata kembali dan mudah-mudahan para pedagang juga mau ditertibkan,” tuturnya.

Camat Kaliwungu, Dwi Cahyono menambahkan untuk tempat pembuangan sampah yang menumpuk di tepi jalan depan pasar, nantinya juga akan dibenahi setelah renovasi pasar selesai dan para pedagang sudah kembali lagi ke pasar.

Menumpuknya sampah tersebut sebenarnya sudah berusaha diatasi dengan menambah armada pengangkut sampah yaitu motor boks roda tiga. Namun ternyata belum juga mampu mengangkut semua sampah. Pasalnya, masih banyak warga yang membuang sampah di tempat tersebut, sehingga sampah-sampah terus ada. (bud/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelantikan Bupati Wewenang Kemendagri

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Bupati Temanggung terpilih M Al Khadziq sempat ikut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Sabtu (14/7) dini hari di rumahnya di daerah Larangan...

Ayam Berkaki Tiga

Ayam berkaki tiga dengan dua anus menggegerkan warga Sangon, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, kemarin. Dari 2.500 ayam, hanya satu ekor yang memiliki keganjilan, karena...

Jaga Kerukunan dan Toleransi Antar Etnis

RADARSEMARANG.COM - KOTA Salatiga merupakan mininya Indonesia. Meski wilayahnya kecil, masyarakatnya sangat majemuk. Berbagai etnis dari Indonesia tinggal di kota yang berada di lereng...

Ganjar-Yasin Siap Sambangi Sudirman-Ida

RADARSEMARANG.COM - HASIL hitung cepat yang menunjukkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen (GP-GY) unggul sementara dari Sudirman Said-Ida Fauziyah membuat suasana di kantor DPD...

Bangun Startup, Taklukkan Tantangan Peradaban

SEMARANG –  Zaman teknologi mengharuskan generasi muda kreatif berinovasi untuk menaklukkan tantangan kebutuhan peradaban. Maka muncullah ‘Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital’ yang diinisiasi oleh...

Dorong Maksimalkan Layanan Dinas PMPTSP

LAMPUNG-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Batang ke depan akan dimaksimalkan pelayanannya. Yakni, dengan memasukkan semua unsur dinas terkait agar...