33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Napi Juga Berhak Nyoblos

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG-Meski nara pidana (Napi) berada di dalam tahanan jeruji besi, juga berhak memilih dalam Pilkada Kabupaten Batang, 15 Februari 2017 mendatang. Karena itulah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang kembali melakukan sosialisasi Pilkada di hadapan 200 warga binaan dan sejumlah staf Rutan dan jajaran KPUD Batang, di aula Rutan Rowobelang, Senin (30/1) kemarin.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Kampanye, KPU Batang, Umar Abdul Jabar mengungkapkan bahwa sosialisasi tersebut merupakan kewajiban KPU selaku penyelenggara Pilkada, agar warga binaan yang ada di Rutan Rowobelang bisa mendapatkan haknya untuk memilih kepala daerah sesuai dengan aspirasi politiknya.

“Meski mereka di dalam tahanan, tapi masih memiliki hak pilih. Dan hak tersebut yang akan kami fasilitasi melalui sosialisasi agar mereka mengenal empat calon yang nanti akan dipilih,” terang Umar.

Umar menjelaskan, dari 200 warga binaan penghuni Rutan Rowobelang yang memiliki hak pilih di Pilkada Batang sebelumnya terdata 154 orang, namun ada ketambahan 1 lagi, jadi 155 warga binaan yang memiliki hak pilih.

Dari jumlah tersebut, kata Umar, mungkin bisa saja nanti warga binaan yang mempunyai hak pilih akan berkurang atau bertambah, bila ada yang keluar atau masuk tahanan saat waktu pencoblosan. “Yang jelas, kami akan selalu melakukan komunikasi dan memantau perkembangannya sampai 15 Febuari atau hari pencoblosan,” ujar Umar.

Sampai hari ini, lanjut Umar, sudah ada 595.025 warga Batang yang terdaftar sebagai pemilih tetap. Khusus 155 warga binaan akan diberikan blangko A5 agar bisa melakukan pencoblosan di luar domisili DPT yang bersangkutan.

“Tapi ketentuannya tetap akan kami verifikasi sesuai DPT asal mereka, apakah yang bersangkutan memang sudah terdaftar di DPT asal. Kami juga sudah menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) di ruang aula rutan. Sehingga para warga binaan akan mendapatkan giliran dalam menentukan pilihan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Rutan Rowobelang, Ilham Agung mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan persiapan sejak jauh hari berkenaan dengan adanya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2017 termasuk kegiatan sosialisasi yang bekerjasama dengan KPU Batang.

“Adanya sosialisasi ini, mudah-mudahan warga binaan bisa mendapatkan pengetahuan dan mengerti tata cara pencoblosan agar nantinya pada saat pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar,” tutur Ilham.

Terkait persiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Rutan Rowobelang, pihaknya telah menyiapkan tempat di aula Rutan. Sebab hal tersebut sudah menjadi tradisi bertahun-tahun sebelumnya. “Bentuknya nanti menyesuaikan dengan aturan KPU agar bisa sama dengan TPS di luar lainnya,” kata Ilham.

Kalau teknisnya, tambah Ilham, akan diatur karena tidak semua warga binaan keluar, namun digilir. “Sistemnya diatur perblok dulu. Bila selesai, baru blok lainnya. Ini untuk meminimalisasi adanya potensi gangguan Kamtibmas saja,” tandas Ilham. (han/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ratusan Pelajar SMA/SMK Ikuti Bela Negara

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ratusan pelajar SMA/SMK  se-Kabupaten Pekalongan melakukan upacara dan pelatihan bela negara, di Markas Kompi senapan C 407 Wonopringgo. Kegiatan tersebut untuk menanamkan jiwa nasionalisme siswa dan...

DPRD Langsung Dorong Penganggaran Pembinaan Melalui Hibah

PULUHAN anggota National Paralympic Commitee (NPC) atau atlet penyandang cacat di Kabupaten Magelang langsung bernafas lega usai menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Magelang. Keluhan...

Perjuangan Guru di Sekolah Pinggiran

RADARSEMARANG.COM - MENJADI beban bagi seorang guru, apabila selama mengajar di sekolah tempat guru tersebut bertugas, tidak satu pun menunjukkan prestasi yang membanggakan.  Tidak...

Lulusan Dikado Penampilan Jikustik

MAGELANG – SMK Citra Medika baru saja mewisuda 110 siswanya di Atria Hotel Magelang, Rabu (17/5). Pihak sekolah memberikan kado manis untuk lulusannya dengan...

AJB Siap Sukseskan Sistem E-Court

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sekitar 500 advokat dan hakim di Jawa Tengah bersatu dalam Sosialisasi dan Simulasi e-Court, yang diselenggarakan delapan organisasi advokat yang tergabung dalam Advokat...

PDIP Siap Jadi Tameng NKRI

SEMARANG – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah pasang badan untuk siap menghadapi pihak-pihak yang mengusik keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)....