33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Jalur Pantura Dipenuh Lubang

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KENDAL—Hujan yang mengguyur Kendal beberapa hari ini, mengakibatkan jalan di Jalur Pantura berlubang. Para Pengguna jalan terutama pengendara roda dua diminta waspada dan berhati-hati. Sebab lubang yang lebar bisa mengakibatkan kendaraan roda dua rawan tergelincir dan jatuh.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, jalan berlubang mulai di Jalan Arteri Soekarno-Hatta. Terutama pada jalan-jalan yang belum dibeton. Lubang-lubang jalan dengan berbagai ukuran tersebut, akibat intensitas curah hujan yang tinggi dan kendaraan dengan tonase berlebih mengakibatkan aspal tergerus.

Lubang mulai tampak dari sisi timur, yakni Kecamatan Kaliwungu, Brangsong, Kendal, Cepiring, Gemuh hingga Weleri. Jumlah ukuran kecil sampai besar jumlahnya sudah tak terhitung oleh jari. Kondisi tersebut tak pelak menuai banyak keluhan dari para pengguna jalan. Terutama pengendara roda dua yang banyak dirugikan dengan adanya banyak lubang jalan tersebut.

Seperti diungkap Suratno, 45, warga Patebon. Ia mengaku sempat akan terjatuh saat melintas di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kota Kendal. Banyak lubang dan bekas tambalan jalan yang akhirnya berlubang kembali. “Harus ekstra hati-hati, karena jalur pantura banyak dilalui kendaraan berat dan bus besar. Meleng sedikit, bisa hilang nyawa, karena lubang jalan bisa membuat pengendara roda dua tergelincir,” keluhnya, Senin (30/1) kemarin.

Lubang jalan menurutnya paling banyak di Kelurahan Ketabang, baik dari yang ke arah timur atau sebaliknya yang ke barat. Mulai dari timur Polres sampai lampu merah pertigaan Ketapang. “Terutama malam hari, pengendara roda dua harus mengurangi kecepatan jika melalui jalur tersebut,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Wahyudi, warga Brangsong. Ia mengaku memang jalur Ketapang banyak lubang yang membahayakan. “Jika tidak segera ditambal, tidak menutup kemungkinan akan memakan korban,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kendal Mirna Annisa mengaku jika jalur pantura merupakan jalur nasional. Sehingga kewenangannya ada pada pemerintah pusat. Namun, ia segera berkoordinasi dan mengusulkan perbaikan melalui Pemprov Jateng. “Nanti biar pemprov yang mengusulkan ke Pemerintah Pusat,” tandasnya.

Ia berharap, perbaikan jalan tidak hanya tambal sulam saja. Tapi bisa menyusul jalan-jalan serupa di pantura yang sudah mulai dilakukan betonisasi.  “Sehingga Kendal ini jalannya bisa mulus seluruhnya,” tandasnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Kendal, Iptu Agus Supriyadi bersama petugas dari Bina Marga Provinsi Jateng, melakukan  penambalan lubang sepanjang lima kilometer, mulai dari perbatasan Kendal-Batang hingga Kendal-Semarang. Untuk sementara di prioritaskan pada jalan yang berlubang agar tidak membahayakan pengguna jalan.

“Kami hanya mendampingi petugas Bina Marga Jateng yang sedang menutup lubang jalan. Sehingga pekerjaan tidak sampai mengganggu para pengguna jalan,” paparnya.

Pengawas penambalan jalan, Riski menambahkan untuk penambalan jalan, prioritas pada jalan yang berlubang. Penambalan akan dilakukan di sepanjang  jalur pantura Kendal yang berlubang. “Kami prioritas jalan yang berlubang,  ada empat titik yakni di Kaliwungu, Kendal, Cepiring dan Weleri,” kata  Riski. (bud/ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...