31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Meneror, “Densus 88” Diamankan Polisi

TEMANGGUNG—Mengaku sebagai anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri, warga Dusun Bedal, Desa Soborejo, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung kemarin ditahan Polres setempat. Pelaku bernama , Radian Kurniawan, 41. Tersangka mengaku sengaja berpura-pura menjadi anggota Densus untuk menakut-nakuti saudaranya.

“Saya spontan saja mengaku jadi anggota Densus. Tidak ada maksud untuk mencelakai saudara. Melainkan hanya untuk nakut-nakuti saja,” ucap pelaku kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolres Temanggung, Senin (30/1). Akibat perbuatannya, pria yang sehari-hari bekerja buruh serabutan itu, diamankan Polres beserta barang buktinya.

Kepala Sub-Bagian Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mewakili Kapolres AKBP Wahyu Wim Hardjanto membeber, pelaku mulanya menuduh seorang anggota keluarganya sebagai anggota jaringan teroris.

Keluarga yang tidak terima, lanjut Henny, mendesak tersangka. Kepada keluarga, pelaku dengan enteng menyebut bahwa dirinya anggota Densus 88 sembari menunjukkan pistol dan belati. Setelah laporan masuk, Polres mengecek ke lapangan. “Setelah dicek, tidak ada anggota Densus 88 Antiteror bernama Radian. Lalu, yang bersangkutan kita amankan untuk dimintai keterangan.”

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, belati, tas ransel warna coklat-merah dan satu pistol mainan. Tersangka dijerat pasal kepemilikan senjata tajam, sebagaimana termaktub dalam pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951. Ancaman hukumannnya maksimal 12 tahun penjara.” (san/isk)

Latest news

Related news