Beranda Jateng Kajen Resahkan Pedagang, Puluhan Anak Punk Diamankan

Resahkan Pedagang, Puluhan Anak Punk Diamankan

Others

KAJEN-Puluhan anak punk di Taman Kota Bebekan Kelurahan Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, Senin (30/1) kemarin, diamankan petugas gabungan, Polsek Kedungwuni dan Satuan Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Pekalongan. Menyusul banyaknya laporan warga ke Polres Pekalongan, tentang banyaknya anak punk yang suka membuat onar dan mencuri di area food court dan pedagang kaki lima.

Pengamanan tersebut dilakukan setelah petugas melakukan sweeping mulai dari Taman Kota yang ada di depan SMK Negeri 1 Kedungwuni berhasil menangkap 8 anak punk yang sedang minum minuman keras (miras). Kemudian 12 anak punk lainnya diamankan di area food court dan pedagang kaki lima, di sekitar Taman Kota Gemek.

Melihat beberapa rekan punk ditangkap, puluhan anak punk lain yang ada di tepi taman depan SMA Negeri 1 Kedungwuni, sempat hendak melarikan diri. Namun satu anak punk perempuan yang tertinggal, akhirnya menyerahkan diri ke anggota Polsek Kedungwuni.

Semua anak punk yang berhasil di-sweeping tersebut, dikumpulkan di aula Kantor Kecamatan Kedungwuni. Setelah diperiksa satu persatu, ditemukan puluhan pil dextro kemasan dan beberapa senjata tajam kecil yang dilipat dan dimasukkan ke dalam saku.

Setelah semua anak punk didata oleh Polsek Kedungwuni, mereka diberikan hukuman untuk membersihkan taman dan dilarang melakukan perbuatan onar, serta mengganggu pengunjung dan para pedagang kaki lima.

Pengurus Paguyuban Pedagang Kaki Lima Taman Gemek, Abdillah, mengungkapkan bahwa keberadaan anak punk di Taman Kota Gemek sangat mengganggu pengunjung taman dan para pedagang. Karena anak punk sering memintai uang kepada pengunjung taman serta mengemis pada pedagang kaki lima.

Menurutnya setiap kali mereka diusir, selalu melawan dan memanggil teman-teman punk lainnya. Sehingga tidak sedikit pengunjung yang takut dan tidak nyaman, ketika berada di Taman Kota Gemek.

“Saya maunya anak punk tidak ada di taman. Selain mengganggu pedagang, banyak pengunjung yang takut datang ke taman, sehingga dagangan jadi sepi. Mereka harus diberi hukuman agar ada efek jeranya, jangan hanya didata kemudian dilepas,” ungkap Abdillah.

Sementara itu, Kasubag Huma Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto, menegaskan bahwa Polsek Kedungwuni bersama Satpol PP Kabupaten Pekalongan, telah melakukan sweeping terhadap anak punk di Taman Kota Gemek Kelurahan Kedungwuni Timur dan berhasil mengamankan 21 anak punk dari beberapa daerah.

“Dari hasil pemeriksan terhadap puluhan anak punk, banyak senjata tajam yang mereka bawa. Setelah didata dan membuat surat pernyataan, mereka kami bina untuk tidak mengganggu masyarakat. Namun, jika di kemudian hari ada laporan serupa, mereka akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” jelas AKP Aries Tri Hartanto. (thd/ida)

Stay Connected

12,295FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Tesla Halmahera

Related News