31 C
Semarang
Rabu, 5 Mei 2021

Napi Juga Berhak Nyoblos

BATANG-Meski nara pidana (Napi) berada di dalam tahanan jeruji besi, juga berhak memilih dalam Pilkada Kabupaten Batang, 15 Februari 2017 mendatang. Karena itulah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang kembali melakukan sosialisasi Pilkada di hadapan 200 warga binaan dan sejumlah staf Rutan dan jajaran KPUD Batang, di aula Rutan Rowobelang, Senin (30/1) kemarin.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Kampanye, KPU Batang, Umar Abdul Jabar mengungkapkan bahwa sosialisasi tersebut merupakan kewajiban KPU selaku penyelenggara Pilkada, agar warga binaan yang ada di Rutan Rowobelang bisa mendapatkan haknya untuk memilih kepala daerah sesuai dengan aspirasi politiknya.

“Meski mereka di dalam tahanan, tapi masih memiliki hak pilih. Dan hak tersebut yang akan kami fasilitasi melalui sosialisasi agar mereka mengenal empat calon yang nanti akan dipilih,” terang Umar.

Umar menjelaskan, dari 200 warga binaan penghuni Rutan Rowobelang yang memiliki hak pilih di Pilkada Batang sebelumnya terdata 154 orang, namun ada ketambahan 1 lagi, jadi 155 warga binaan yang memiliki hak pilih.

Dari jumlah tersebut, kata Umar, mungkin bisa saja nanti warga binaan yang mempunyai hak pilih akan berkurang atau bertambah, bila ada yang keluar atau masuk tahanan saat waktu pencoblosan. “Yang jelas, kami akan selalu melakukan komunikasi dan memantau perkembangannya sampai 15 Febuari atau hari pencoblosan,” ujar Umar.

Sampai hari ini, lanjut Umar, sudah ada 595.025 warga Batang yang terdaftar sebagai pemilih tetap. Khusus 155 warga binaan akan diberikan blangko A5 agar bisa melakukan pencoblosan di luar domisili DPT yang bersangkutan.

“Tapi ketentuannya tetap akan kami verifikasi sesuai DPT asal mereka, apakah yang bersangkutan memang sudah terdaftar di DPT asal. Kami juga sudah menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) di ruang aula rutan. Sehingga para warga binaan akan mendapatkan giliran dalam menentukan pilihan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Rutan Rowobelang, Ilham Agung mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan persiapan sejak jauh hari berkenaan dengan adanya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2017 termasuk kegiatan sosialisasi yang bekerjasama dengan KPU Batang.

“Adanya sosialisasi ini, mudah-mudahan warga binaan bisa mendapatkan pengetahuan dan mengerti tata cara pencoblosan agar nantinya pada saat pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar,” tutur Ilham.

Terkait persiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Rutan Rowobelang, pihaknya telah menyiapkan tempat di aula Rutan. Sebab hal tersebut sudah menjadi tradisi bertahun-tahun sebelumnya. “Bentuknya nanti menyesuaikan dengan aturan KPU agar bisa sama dengan TPS di luar lainnya,” kata Ilham.

Kalau teknisnya, tambah Ilham, akan diatur karena tidak semua warga binaan keluar, namun digilir. “Sistemnya diatur perblok dulu. Bila selesai, baru blok lainnya. Ini untuk meminimalisasi adanya potensi gangguan Kamtibmas saja,” tandas Ilham. (han/ida)

Latest news

Related news