33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Pembangunan Lanjutan Butuh Rp 1,5 M

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO – Kegelisahan pedagang mengenai kepastian pembangunan Pasar Selomerto, terjawab. Rencananya pasar akan dibangun pada 2018. Saat ini tengah menunggu proses lelang oleh ULP. Kepastian itu disampaikan oleh Kasi Pendaftaran dan Pendataan Dinas Perdagangan Koperasi UKM Wonosobo, Sigit Adi. Menurutnya anggaran senilai Rp 1,5 miliar sudah tersedia. “Sama dengan pasar induk, pembangunan Pasar Selomerto juga tinggal nunggu lelang,” katanya.

Ia memastikan, anggaran Rp 1,5 miliar itu diaplikasikan sesuai dengan rancangan awal. Tidak ada perubahan. Anggaran Rp 1,5 miliar itu, digunakan untuk membuat pagar keliling, jalan melingkar dan los tambahan di belakang pasar baru.

Ia membeberkan, kewenangan mengenai pembangunan pasar kini telah kembali menjadi kewenangan Dinas Pedagangan. Kendati demikian, ia bersama jajaran lain butuh waktu untuk mengatahui seluk beluk pasar agar ke depan tidak salah langkah.

Sebelumnya, Camat Selomerto Supratman mengatakan, setelah diberlakukannya SOTK baru, leading sector perencanaan, pembangunan dan penataan pasar menjadi bidangnya Dinas Perdagangan.

Menurutnya, untuk membangun Pasar Selomerto hingga selesai dan bersesuaian desain awal membutuhkan anggaran sebesar Rp 2,2 miliar. “Tahun 2015 dengan set-plan gambar dan RAB butuh dana Rp 3,9 miliar. Karena SOTK (lama) dinas perdagangan jadi kantor. Dana yang bisa dipakai hanya Rp 1,7 miliar. Kalau mau dibangun sesuai gambar ya kurang Rp 2,2 m,” paparnya.

Dijabarkan, anggaran Rp 3,9 miliar itu, semula untuk membangun pasar baru, membangun ruang terbuka hijau bertuliskan ‘Tumenggung Jogonegoro Kecamatan Selomerto’. Kemudian untuk menata pasar dengan kelengkapan jalan lingkar samping kiri kanan pasar, tempat bongkar muat, ruang parkir di sebelah selatan pasar baru. Sementara di bagian depan, dibangun ragam los kuliner.

“Katanya mau buat pasar percontohan. Desain modern. Nyaman dan menyejahterakan warga. Satu paling penting dengan dibangunnya pasar nanti tak ada lagi parkir liar di badan jalan nasional,” tandasnya.

Mengetahui, anggaran daerah saat ini terforsir untuk pembangunan pasar induk pihaknya tidak memaksakan kehendak supaya Pasar Selomerto segera dibangun. Menurutnya pembangunan pasar induk lebih penting diutamakan. Selain itu, informasi terkait bangunan Pasar Selomerto yang kerap digunakan untuk berbuat tak senonoh, pihaknya mengklaim hal itu tak pernah terjadi lagi. Sebab sudah ada patroli malam oleh pihak berwajib.

“Awal-awal saya dengar seperti itu. Sekarang sudah tidak ada keluhan warga lagi dengan dilakukannya patroli malam,” pungkasnya. (cr2/lis)

Berita sebelumyaPasar Semawis
Berita berikutnyaBagi Angpao di Kolam Renang

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berita Besar Baterai Lithium

Hati saya bergetar. Berita itu sangat mengejutkan: pabrik baterai lithium segera dibangun besar-besaran di Indonesia. Kebesaran proyek itu bisa dilihat dari besarnya modal. Setinggi gunung...

Perawat Rawan Alami Gugatan Hukum

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Para perawat diminta untuk berhati hati dalam mengupload atau memberitakan sesuatu terkait pelayanan kesehatan. Sebab, hal itu rawan terhadap munculnya gugatan...

Endah n Rhesa Siap Menghibur

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Setelah soft launching pada akhir tahun 2017 kemarin, kini Red Box Socialcafe di Kompleks Dupan Square Pekalongan akan menggelar grand opening...

Perpus Cerah Jadi Percontohan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Perpustakaan Cerah milik Desa Wonopringgo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/4) berhasil melaju ke tingkat Provinsi di ajang lomba Perpustakaan Antar Desa...

Bonsai Lebih Bernilai Seni dan Filosofis

Di Jalan Kisarino Mangun Proto Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, berdiri rumah dengan aneka jenis tanaman bonsai nan elok. Apalagi penggemar bonsai yang berkumpul di...

Utamakan Tindakan Tilang

MAGELANG - Puluhan personel Polresta Magelang disiapkan untuk menggelar operasi Patuh Candi 2017 yang dilaksanakan selama 9 hingga 22 Mei 2017. Rencananya, beberapa titik...