31 C
Semarang
Kamis, 6 Mei 2021

Menag Resmikan Gedung Kembar IAIN

SALATIGA – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meresmikan penggunaan gedung kembar kampus terpadu IAIN Salatiga di Pulutan, Salatiga, Jumat (27/1). Gedung yang dibangun sejak 24 Juni 2015 ini telah selesai dibangun pada 31 Desember 2016.

Lukman mengapresiasi pembangunan gedung baru di kampus tiga IAIN Salatiga ini. Keberadaan gedung ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kampus dan kepercayaan masyarakat terhadap IAIN Salatiga. Dua gedung baru ini diperkirakan dapat menampung lebih dari 5.000 mahasiswa.

Di hadapan civitas akademika IAIN Salatiga, Lukman memaparkan, Kementerian Agama terus berupaya melakukan peningkatan sarana dan prasarana kampus menggunakan anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). “Ke depan, Kemenag akan meyakinkan Kementerian Keuangan, Bappenas dan stakeholder lainnya agar dana SBSN juga dapat digunakan untuk pembangunan lembaga pendidikan seperti madrasah dan pondok pesantren,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Lukman juga mengisi kuliah umum tentang Peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam Meneguhkan Kebhinekaan NKRI. Dijelaskan dia, PTKIN ke depan harus lebih fokus dalam menebarkan moderasi Islam dalam menjaga keindonesiaan. Sebab, lanjutnya, hanya paham keagamaan moderat yang bisa mengawal bangsa majemuk agar tetap terjaga keutuhannya.

Sementara itu, Rektor IAIN Salatiga Rahmat Hariyadi menegaskan komitmennya untuk memperluas peran dan kontribusi IAIN dalam meneguhkan nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan. IAIN akan terus memberikan kesadaran dan pemahaman kepada mahasiswa dan pemangku kepentingan akan keberadaan mereka sebagai orang Indonesia yang beragama Islam bukan orang Islam yang tinggal di Indonesia.

Gedung kembar IAIN Salatiga yang baru dibangun ini diberi nama Gedung KH Ahmad Dahlan (pembangunan 2015) dan Gedung KH Hasyim Ashari (pembangunan 2016). Kedua gedung ini luasnya 15 hektare dan berdiri di atas tanah seluas 50 hektare. Gedung yang akan mulai aktif pada Februari 2017 ini, digunakan untuk Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Dakwah, Pascasarjana, Kantor Rektorat, dan Akademik. (sas/ton)

Latest news

Related news