31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Pilkada Bukan Kontes Kekayaan

SALATIGA – Ratusan tokoh Nasrani di kota Salatiga berkumpul di ballroom Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (29/1) malam. Mereka berdialog dengan calon Wali Kota Agus Rudianto dan calon Wakil Wali Kota Dance Ishak Palit yang dikemas dengan tema “Lebih Dekat dengan Rudi – Dance”. Suasana hangat sangat terasa meski cuaca mendung dan hawa dingin.

Dialog dipandu oleh pengamat politik Res Pobia dan dihadiri banyak tokoh. Mulai dari anggota DPR RI Juliari Batubara, Tuti Nusandari Roosdiono, Ketua DPC PDIP Teddy Sulistyo bersama keluarga tampak hadir. Sementara peserta terdiri dari romo, pendeta, majelis gereja, dewan paroki, hingga ketua ketua oikumene.

Kegiatan diawali dengan paparan foto–foto pribadi Rudi–Dance yang tidak banyak diketahui masyarakat. Misalnya, orang tua Rudi merupakan komandan Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad). Rudi ternyata juga sudah mencatatkan diri melakukan 16 kali terjun payung.

“Bapak saya di Pomad dan ibu saya guru. Saya menurun dan memadukan antara sikap kedisiplinan dan kesabaran dalam keseharian,” terang Rudi. Ia menandaskan, jika dipercaya memimpin, maka kedisiplinan menjadi kunci dan memaksimalkan potensi kota Salatiga.

Sementara suasana ceria terasa saat dipapar judul berita mengenai hasil laporan kekayaan yang menyebutkan Dance sebagai calon termiskin. “Pilkada ini bukan merupakan kontes kekayaan. Biarlah dianggap miskin namun saya enjoy saja dan tetap memiliki banyak saudara di Salatiga,” jawab Dance disambut tepuk tangan.

Ketua DPC PDIP Kota Salatiga Teddy Sulistyo menegaskan jika kegiatan ini adalah untuk lebih mengakrabkan diri antara Rudi-Dance dengan masyarakat. Pasalnya, banyak hal–hal menarik dari pribadi calon ini yang tidak diketahui banyak masyarakat. “Para tokoh agama ini merupakan pilar yang nanti juga akan menjadi bagian dari perjuangan dan pemerintahan ke depan,” jelas Teddy. (sas/jks/ton)

Latest news

Related news