33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Hindari Lubang, Mahasiswi Tewas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KEBUMEN – Banyaknya lubang di sepanjang Jalan Raya Gombong-Kebumen kembali memakan korban jiwa. Indah Karunia, 26, mahasiswi asal Banyumas yang mengendarai sepeda motor matic dengan nomor polisi R 5462 TG tewas terlindas bus di depan SDIT At-Toriq, Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Rabu (25/1) malam.

Kecelakaan tersebut bermula saat Indah berkendara dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang sekitar pukul 18.15 WIB. Sesampainya di lokasi, Indah mencoba menghindari lubang yang ada di jalan namun motor hilang kendali hingga akhirnya jatuh dan masuk ke jalur berlawanan.

Secara bersamaan, bus Sinar Jaya dengan kecepatan cukup tinggi melaju dari arah berlawanan. Alhasil, kecelakaan tidak bisa dihindarkan. Sepeda motor beserta pengendaranya tersambar bus hingga terseret sejauh 200 meter dari tempat jatuhnya korban.

“Pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian,” ucap Kasatlantas Polres Kebumen AKP Aditya Mulya Ramdani, Kamis (26/1). Aditya menambahkan, selain korban jiwa kerugian materi akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp 5 juta.

Pada hari yang sama, warga Desa Kalirejo Karanggayam Kebumen digegerkan dengan ditemukanya Candra, 50, yang sudah tidak bernyawa di Alas hutan pinus Watu Tumpang milik Perhutani yang terletak di antara Desa Karanggmojo dan Desa Kalirejo Kecamatan Karanggayam. Candra merupakan salah satu warga RT 2 RW 3 Dusun Sentul, Desa Kalireja, Kecamatan Karanggayam, “Pertama kali ditemukan pada pukul 11.00 WIB, ditemukan sudah tak bernyawa di alas Watu Tumpang oleh Saman, 42, warga setempat,” ucap Kapolsek Karanggayam AKP Abu Khoiri.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula sekitar pukul 08.00 WIB Candra berangkat ke hutan untuk melakukan menyiangi ladang miliknya. Sebelum pergi ke hutan sebenarnya kondisi fisik Candra sedang tidak sehat. Dia juga sempat  mengatakan kepada istrinya kalau kepalanya pusing, namun dirinya tetap saja berangkat pergi ke hutan. Hingga akhirnya ia ditemukan sudah tewas di hutan.

“Dan dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian  dan tim medis tidak menemukan adanya luka bekas penganiayaan di tubuh candra. Kuat dugaan korban meninggal akibat penyakit dalam yang dideritanya,” kata Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto. (*/jpg/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bantu Kitanan Santri 

RADARSEMARANG.COM, BLORA - Sebanyak 98 santri Pesantren (Ponpes) Khozinatul Ulum dan anak-anak lainnya usia sekolah tingkat dasar mendapat bantuan program Khitanan Massal Gratis dari...

Perbarindo Kedu Luncurkan Go BPR

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) wilayah eks Karesidenan Kedu membuat terobosan baru berbasis digital. Inovasi tersebut berupa layanan melalui android yang bernama Go BPR. Aplikasi ini  dapat diunduh melalui playstore. Melalui...

Penjualan Rumah Makin Merosot

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pasar properti, khususnya rumah komersial kian lesu. Terlihat dari hasil penjualan selama Property Expo Semarang ke-5 yang digelar di Mal Ciputra. “Hasil...

JNE Tingkatkan Peluang Kemitraan

SEMARANG – Perusahaan jasa pengiriman dan pendistribusian JNE terus membuka peluang kerjasama dengan masyarakat berupa kemitraan. Hal ini sebagai upaya untuk maju bersama mendukung...

Gunakan Kaleng Bekas, Sudah Dipasarkan Hingga Kalimantan

RADARSEMARANG.COM - Tiga mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menciptakan alat pengusir tikus dari kaleng bekas. Namanya Kaldio. Bahkan, kini produknya tersebut sudah...

Siasati Persaingan, Pengusaha Rental Mobil Bentuk MRC

MAGELANG - Pengusaha rental mobil se-Kota/Kabupaten Magelang membangun siasat untuk menghadapi persaingan dengan transportasi online atau taksi. Minggu (16/4) lalu bertempat di Kafe Kongkow...