40.000 Anak Miliki KIA

  • Bagikan

TEMANGGUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Temanggung menargetkan bisa menerbitkan 60 ribu kartu identitas anak (KIA). Adapun yang menjadi sasaran adalah bayi lahir hingga anak umur 17 tahun kurang sehari.

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Temanggung M Nasir menuturkan, hingga Kamis (26/1), pihaknya telah menerbitkan sekitar 40 ribu KIA. Temanggung merupakan salah satu dari 50 kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi percontohan pengadaan KIA.

“Tahun 2016 Kabupaten Temanggung mendapatkan blangko KIA sebanyak 90 ribu keping. Dari jumlah tersebut baru digunakan sebanyak 40 ribu keping, sisa ada 50 ribu blangko,” ucap Nasir.

Sisa 50 ribu blangko akan digunakan untuk pengadaan KIA pada 2017 ini. Selain itu, rencananya akan ada tambahan lagi 10 ribu blangko. “Jadi total pengadaan tahun 2017 sebanyak 60 ribu,” jelasnya.

KIA untuk anak usia 1-3 tahun tidak menampilkan foto, hanya berisi data dan dicetak. Sedangkan untuk pembuatan KIA bagi usia TK, SD dan SMP, petugas Disdukcapil mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan pemotretan. “Dalam pembuatan KIA, sementara ini, kami utamakan anak yang bisa memanfaatkannya dalam waktu lebih panjang, yakni anak TK, SD, dan SMP. Sedangkan untuk tingkat SMA belum dilakukan karena sebentar lagi mereka akan memasuki usia 17 tahun dan tidak lagi menggunakan KIA tetapi KTP elektronik,” ucapnya.

Disdukcapil telah mendatangi beberapa sekolah untuk melakukan pemotretan pembuatan KIA. Sekolah yang sudah didatangi diantaranya TK Pertiwi, SD Pangudi Utama, SDN 3 Temanggung II dan SMPN 2 Temanggung. Ssaat ini ada belasan sekolah mengajukan permintaan layanan pembuatan KIA.

“Berdasarkan database, jumlah anak yang berhak mendapatkan KIA di Kabupaten Temanggung sebanyak 200 ribu anak. Kami akan lakukan pengadaan secara bertahap,” jelasnya. (san/ton)

  • Bagikan