31 C
Semarang
Kamis, 6 Mei 2021

Pengedar Belasan Ribu Pil Koplo Dibekuk

BATANG – Dua pengedar belasan ribu pil koplo siap edar di kalangan anak remaja dan pelajar di wilayah Kabupaten Batang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Batang. Dua pemuda itu bernama Roh alias Ciman, 40, warga Dekoro, Kelurahan Setono, Kota Pekalongan dan AR, 26,  warga Desa Menguneng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.

Keduanya ditangkap Rabu (25/1) saat berada di jalan Warungasem-Batang dan di Kauman, Kabupaten Batang. Mereka kedapatan menjual psikotropika jenis pil dextro dan hexymer yang merupakan obat-obatan dalam daftar G.

Saat ini di wilayah Kabupaten Batang sudah marak dengan aksi peredaran narkoba, terutama pil koplo yang menyasar kalangan pelajar. Sehingga perlu adanya pengawasan terhadap apotek agar jangan sampai menjual bebas obat daftar G kepada semua kalangan tanpa dilampiri resep dokter.

Kasat Resnarkoba AKP Hartono mengungkapkan, peredaran pil koplo memang sudah menyasar kalangan pelajar. Dan hal tersebut dinilai sangat memprihatinkan serta membutuhkan perhatian dari semua pihak. Bahwa ternyata masih ada masyarakat yang peduli masa depan para pelajar tersebut dengan melaporkan jika di wilayah Kota Batang ada yang menjual obat daftar G dengan bebas.

“Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat, dia mengatakan jika di Batang sering kali ada transaksi pil koplo yang nantinya dijual bebas kepada masyarakat dan para pelajar,” terang Hartono.

Dari laporan tersebut, kemudian anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pengedar pil koplo, yakni Ciman, 40, dengan barang bukti 11.040 butir pil warna kuning (dextro), 2.020 butir pil warna kuning (heximer), 1 botol bekas pil dextro dan 54 lembar plastik bening.

Ciman sendiri ditangkap saat berada di tepi Jalan Raya Warungasem-Batang, Kecamatan Warungasem, setelah sebelumnya petugas membuntuti tersangka. Setelah menangkap Ciman, kemudian petugas melakukan pengembangan dan selang satu jam kemudian berhasil membekuk AR, 26 di tepi Jalan Dr Wahidin, Kauman, Batang.

“Setelah menangkap Ciman dan dilakukan pengembangan, kami berhasil menangkap AR dengan barang bukti 17 paket masing-masing 20 butir pil dextro, uang tunai Rp 60.000, 2 bekas bungkus rokok serta tas tenteng warna hitam,” katanya.

Petugas sendiri kemudian menggelandang kedua tersangka ke Mapolres Batang untuk dimintai keterangan. Dari keterangan keduanya, pil koplo yang mereka jual tersebut dijual dengan harga Rp 20 ribu mendapat 20 butir pil dextro dan Rp 20 ribu mendapat 10 butir pil hexymer. Ciman juga mengaku jika dia mengeluarkan modal sebesar Rp 5,5 juta untuk menebus semua pil koplo tersebut.

Hartono mengatakan jika pil koplo tersebut dijual para tersangka dengan harga yang sangat terjangkau, dan obat daftar G ini memang sering disalahgunakan. Selain itu, kedua jenis pil itu sudah banyak beredar di kalangan generasi muda dan petugas mendeteksi jika peredarannya mulai meningkat. (mg20/ric)

Latest news

Related news