33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Togel Dikeluhkan, Pengecer Ditangkap

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KAJEN–Maraknya tempat penjualan judi toto gelap (Togel) yang sudah merambah di 5 kecamatan di Kabupaten Pekalongan, dikeluhkan warga. Yakni, di Kecamatan Kajen, Bojong, Wiradesa, Tirto, Kesesi dan Siwalan, dan Kecamatan Bojong. Karena itulah, anggota Sat Intelkam Polres Pekalongan melakukan penggerebekan tempat penjualan judi Toto Gelap (Togel) di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Rabu (25/1) kemarin.

Hasilnya, Kusnadi alias Gendut, 59, warga Desa Bukur, Kecamatan Bojong, pengecer Togel Hongkong berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti. Yakni satu lembar rekapan Togel Hongkong, tiga lembar leretan angka pembelian, uang senilai Rp 104 ribu, 19 kertas ramalan angka judi togel dan tiga balpoint warna hitam.

Dari informasi tersebut, akhirnya anggota Sat Intelkam Polres Pekalongan, menindaklanjuti informasi tersebut dengan menyamar sebagai pembeli. Akhirnya Kusnadi alias Gendut, 59, warga Desa Bukur, Kecamatan Bojong, ditangkap.

“Saat penangkapan di lokasi, terdapat sejumlah barang bukti berupa uang, kertas rekapan, balpont dan kertas ramalan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan dikenai Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” jelas Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto.

Sementara itu, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pekalongan, KH Ahmad Mahmudin menegaskan bahwa tiga bulan terakhir penjualan judi togel di Kabupaten Pekalongan, mulai meresahkan. Karena penjualannya dilakukan oleh para pedagang kaki lima, secara terbuka dan mulai menyebar di beberapa kecamatan.

Menurutnya, dengan adanya penangkapan pengecer togel di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, membuat efek jera bagi pengecer dan pembeli yang lain. Harapannya, tidak ada lagi perjudian apapun di Kabupaten Pekalongan. “Kami berharap, pihak Polres Pekalongan, benar–benar memberantas semua bentuk perjudian dan tidak ada yang ditolerir,” tegas KH Ahmad Mahmudin. (thd/ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...