33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Magelang Bebas Antraks, Awasi Rumah Potong

Pemkot Magelang Antisipasi Penyebaran Antraks

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – Dengan menyamar ikut salat Asar berjamaah di Masjid Agung Magelang, Budiati, 37, berhasil menggasak sebuah tas milik Lia Rosita, 29, yang tengah kusuk melaksanakan ibadah pada 2 Januari 2017 lalu. Berkat rekaman kamera pengawas (CCTV) di masjid tersebut, pelaku berhasil diamankan anggota Reserse Mobil (Resmob) Kepolisian Resor Magelang Kota di rumahnya Kampung Krajan, Kelurahan Secang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Sebelum tertangkap, ibu tiga anak ini ternyata sudah tiga kali melakukan aksi serupa di beberapa rumah ibadah umat Islam di Kabupaten Magelang. Modusnya selalu sama. Pelaku duduk di dekat target incaran sambil berpura-pura membenarkan mukena. Saat korban khusyuk menjalankan ibadah, tangan pelaku secepat kilat menyambar barang berharga milik korban.

”Begitu calon korban lengah, pelaku langsung menggasak barang bawaannya dan bergegas pergi meninggalkan masjid,” ujar Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo melalui Kasubag Humas AKP Esti Wardiani, Kamis (26/1).

Esti menjelaskan, selepas salat, korban yang kebingungan karena mendapati tasnya hilang lantas bergegas melaporkan musibah yang menimpanya ke takmir masjid. Oleh pihak takmir, warga Dusun Banyudono, Mertoyudan, Kabupaten Magelang itu dianjurkan untuk melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke Polres Magelang Kota, yang tidak jauh dari lokasi.

Tidak berselang lama, aparat kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Mengetahui masjid yang dilengkapi 16 unit CCTV, polisi kemudian mempelajari rekaman untuk mencari ciri-ciri pelaku. Berkat rekaman tersebut, selang sepuluh hari pascakejadian, tepatnya Kamis (12/1), pelaku berhasil dicokok di rumahnya saat memasak.

”Saat digeledah, ditemukan barang bukti milik korban yang dikuasai pelaku. Yakni tas warna cokelat, ponsel Asus Zenfone, jam tangan Swiss Army, grip warna hijau dan uang Rp 30 ribu,” ujar Esti.

Kerugian yang diderita korban sekitar Rp 2.750 ribu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, pelaku kini harus merasakan dinginnya ruang tahanan perempuan dan anak, Mako II Polres Magelang Kota. ”Pelaku diancam pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara,” tegasnya.

Budiati beralasan terpaksa mencuri lantaran terhimpit faktor ekonomi. Sebagai ibu rumah tangga dengan suami yang bekerja sebagai pedagang jajanan keliling, ia tidak mampu menghidupi ketiga anaknya. ”Tidak cukup mengandalkan nafkah suami. Keluarga kami sekarang juga tengah berbelit banyak utang,” jawab Budiati dengan mata berkaca-kaca. (cr1/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rendah, Kualitas ALPTKSI Terus Digenjot

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rendahnya mutu pendidikan saat ini terus menjadi perhatian pemerintah dari segi sumber daya manusia hingga sarana dan prasarana. Misalnya saja lembaga...

Maksimal Dua Hari Data Bisa Didapat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIJ memastikan masyarakat bisa mendapatkan data dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK),...

Truk Masuk Jurang, Sopir Tewas, Tiga Luka Parah

KENDAL—Sebuah truk bermuatan gabah disruduk truk lain di Jalan Lingkar Weleri, sehingga masuk ke dalam jurang sedalam 20 meter dan masuk ke kolam ikan....

Ubah Di Menjadi Me, Jangan Sebaliknya

RADARSEMARANG.COM - DUA hari lalu saya menerima pesan WA. Dari seorang kiai. Saya memanggilnya Yi Ahmadi. Dia kiai salaf. Kitab kuningnya banyak. Ke mana-mana...

Malu Karena Ukuran ‘Small’

Tanya dr Andi: RADARSEMARANG.COM - Saya sebetulnya malu dok. Ukuran Mr P saya termasuk kecil. Mungkin sekitar 5-6 sentimeter saja. Bagaimana memperbesar ukurannya agar bisa...

Sediakan 1.500 Lowongan Kerja

WONOSOBO—Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian  dan Transmigrasi  (Disnakerintrans) Kabupaten Wonosobo,  menggelar Job Fair sejak  Rabu (8/11) kemarin, di Gedung Korpri setempat. “Formasi yang ditawarkan kepada para...