33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Kompleks Kantor Bupati Terendam Banjir

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

KENDAL—Kompleks Kantor Bupati Kendal kembali digenangi banjir, akibat Kali Kendal meluap setelah semalaman diguyur hujan. Kondisi tersebut menghambat aktivitas sejumlah Aparat Sipil Negara (ASN) setempat.

Dalam pantauan Jawa Pos Radar Semarang, banjir sedalam 50 sentimeter menggenangi pintu masuk dan pintu keluar hingga depan pendopo agung kompleks Kantor Bupati Kendal. Diperparah kondisi air yang keruh, sehingga menjadikan jalanan tak tampak sama sekali. Lebih terkesan kumuh lagi, terlihat sampah yang mengambang.

Banyak kendaraan, terutama roda dua yang nekat masuk harus mogok lantaran mesin kemasukan air bah. Alhasil, banyak ASN yang harus memarkirkan kendaraannya di sepanjang pagar luar kompleks Kantor Bupati Kendal.

Kendaraan mogok dialami oleh dua guru salah satu SMK di Weleri, Miftah Dewi dan Resti. Keduanya harus menuntun kendaraan roda duanya lantaran tingginya banjir. “Ini mau ke kantor Bappeda, Gedung A. Saya kira tidak terlalu dalam jadi saya masuk saja. Ternyata, banjir tinggi, motor saya sampai keplepek karburatornya,” keluh Miftah, Rabu (26/1) kemarin.

Sedianya, untuk kompleks Kantor Bupati harusnya bisa terbebas dari banjir. Sebab, kantor bupati juga layanan masyarakat. Tapi kenyataannya pemerintah tidak mampu menyelamatkan diri dari banjir. “Banjir seperti ini justru menimbulkan kesan buruk pada pemerintahan. Yakni pemerintah dianggap gagal menyelamatkan masyarakat, karena menyelamatkan dirinya sendiri saja belum bisa,” sindirnya.

Selain komplek kantor bupati, air bah Kali Kendal juga membanjiri kawasan pemukiman warga di tujuh kelurahan. Yakni Kelurahan Kebundalem, Langenharjo, Pekauman, Ngilir, Pegulon, Bandengan, dan Balok di Kecamatan Kendal kota. Sedang satu desa lainnya yakni desa Ngampel Kulon, Kecamatan Ngampel. Banjir di tujuh kelurahan tersebut mencapai 30-40 sentimeter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Sigit Sulistyo, banjir disebabkan lantaran wilayah atas Kendal hujan deras. Sehingga kali Kendal, meluap karena tidak muat menampung debit air. “Wilayah atas yang hujan lebat seperti kecamatan Limbangan, Boja, dan Singorojo, Sukorejo, Patean, Plantungan, Pageruyung,” katanya.

Sigit menambahkan, selain menggenangi jalan-jalan kampung, air luapan dari Kali Kendal, juga memasuki beberapa rumah warga, jalan masuk perkantoran Kabupaten Kendal dan Lapas Kendal. Ketinggian air yang masuk ke rumah-rumah warga, ketinggiannya masuk rumah kisaran 10-20 senti meter.

Salah satu warga Kendal, Prayoga, mengaku kalau air mulai naik ke jalan-jalan permukiman warga sejak Kamis dini hari. Yakni sekitar pukul 02.00. “Awalnya hanya jalan saja, tapi pagi tadi air semakin tinggi karena hujan masih turun dan mendung hitam semakin menebal,” akunya.

Sebelumnya, Plt Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kendal, Winarno, mengaku kalau pihaknya sudah melakukan normalisasi Kali Kendal dengan PSDA Provinsi Jateng. Hal itu lantaran sungai tersebut membanjiri warga merupakan milik dan kewenangan provinsi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kendal Mirna Annisa mengaku pihaknya langsung meminta agar dinas terkait memantau gorong-gorong ataupun saluran air. Sebab, kemungkinan disebabkan genangan air di kompleks Kantor Bupati Kendal lantaran saluran air yang mampet.

Selain itu, ia juga segera meninjau jalan pintu air di Bendungan Trompo, untuk memastikan apakah perlu normalisasi Kali Kendal oleh Pemprov Jateng. “Jika memang diperlukan normalisasi, kami akan berkoordinasi dengan Pemprov Jateng agar segera dilakukan normalisasi,” katanya. (bud/ida)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Outdoor Learning Tingkatkan Menulis Tembang Macapat

RADARSEMARANG.COM - Kreatifitas dan inovasi pembelajaran dari guru saat ini sangat dibutuhkan bagi siswa. Bukan merupakan sarat mutlak bahwa pembelajaran harus berlangsung di dalam...

Istri Jarang Disentuh Suami

Tanya dr Andi: Dok, suami saya sudah 1 tahun ini tidak pernah menyentuh saya dan tidak pernah mengajak bermesraan. Saya sudah beberapa kali memberikan sinyal...

Terpana Penampilan Ekpresif Judika

SEMARANG - Publik Semarang tampak terpana dan menikmati setiap momen penampilan Judika, dalam pergelaran bertajuk Authenticity Live In Concert Judika di Lounge E Plaza...

Prioritaskan 10 Raperda

MAGELANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang akhirnya menyepakati program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Kota Magelang Tahun 2018 mendatang. Disepakati ada 10...

Main Musik untuk Refreshing

RADARSEMARANG.COM - Membantu memecahkan permasalahan orang lain menjadi pekerjaan pria kelahiran Semarang, 20 Mei 1967 ini. Mengupayakan kebahagiaan orang juga menjadi bagian dari pekerjaannya....

Pertengahan Tahun, Pajak Genset Diterapkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wajib pajak pengguna genset yang merasa kebaratan dapat melakukan judicial review. Sebab, aturan pengenaan pajak penerangan sudah diatur dalam Undang-Undang (UU)...