31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Targetkan Penerimaan PMI Rp 1 Miliar

KAJEN–Penerimaan pendapatan PMI tahun 2016 sebesar Rp 448,8 juta, tercatat lebih baik dari tahun sebelumnya yakni tahun 2015. Yakni, ada peningkatan sebesar 9 persen. Namun karena tidak maksimalnya dana sumbangan yang diberikan oleh beberapa badan usaha atau lembaga keuangan swasta dan BUMD/BUMN selama 2016, maka tahun 2017 ditargetkan menjadi sebesar Rp 1 miliar.

Hal tersebut dinyatakan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, dalam acara penutupan bulan dana PMI tahun 2016, Kamis (26/1) kemarin. “Jika penerimaan dana PMI Kabupaten Pekalongana rendah, maka PMI tidak dapat berbuat sosial secara maksimal dengan keterbatasan anggaran yang ada,” katanya.

Menurut Bupati Asip, jika penerimaan bulan dana PMI dari setiap Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) minimal Rp 2 juta, kemudian BUMN/BUMD dan perbankan swasta lainnya dalam menyumbang bulan dana PMI jauh lebih besar dari OPD di Kabupaten Pekalongan, target penerimaan sebesar Rp 1 miliar, bukanlah sulit.

“Saya paham benar kondisi keuangan di setiap OPD. Jika diminta sumbangan Rp 2 juta, bukan hal yang memberatkan. Demikian juga dengan keuntungan yang diperoleh BUMN atau BUMD dan perbankan yang ada di Kabupaten Pekalongan, seharusnya lembaga ini memberikan sumbangan pada PMI lebih dari OPD,” ungkap Bupati Asip.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan,AKBP Roy Ardhya Chandra selaku ketua panitia bulan dana PMI tahun 2016, dalam laporannya menyampaikan bahwa bulan dana PMI tahun 2016, hanya berjalan satu bulan yaitu mulai 10 Oktober hingga 31 Desember 2016.

Menurutnya, adapun hasil bulan dana PMI tahun 2016 sebesar Rp 473.182.100, digunakan untuk biaya operasional kepanitiaan sebesar Rp 24.365.000, sehingga pendapatan bersih bulan dana PMI tahun 2016 sebesar Rp 448.817.100 atau naik 9 persen dari tahun 2015 yang sebesar Rp 413.033.750.

“Hasil bulan dana PMI tahun 2016, kami galang dan himpun dari berbagai pihak yaitu masyarakat, pelajar, bidang kendaraan dan angkutan, bidang Perindagkop UMKM dan jasa, PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD serta bidang-bidang lain,” jelas AKBP Roy Ardhya Chandra. (thd/ida)

Latest news

Related news