31 C
Semarang
Selasa, 18 Mei 2021

Lagi, Mantan Kader PKS Merapat ke Rudi-Dance

SALATIGA – Kekuatan pasangan calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Salatiga nomor urut satu, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) kembali bertambah. Sebab salah satu orang yang pernah dipinang langsung oleh mantan Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris untuk menjadi calon legislatif (caleg) DPRD Kota Salatiga dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tahun 2004, Surati justru merapat dan bergabung di relawan Sahabat Rudi-Dance.

Surati pernah tercatat sebagai kader PKS. Ini dibuktikan dengan kartu anggota yang diterimanya saat dipinang oleh Muh Haris. Bahkan Surati mengaku tahu persis kondisi PKS Kota Salatiga secara internal. Ia ingin Salatiga lebih baik dan bisa berubah, baik sektor ekonomi, pendidikan, budaya dan sebagainya.

Bendahara Paguyuban SRC (Sampoerna Retail Comunity) Kota Salatiga ini juga merasa kecewa karena di kepemimpinan sebelumnya, toko modern terus bertambah. Sehingga membunuh pedagang mikro kecil dan menengah seperti dirinya dan 126 toko kelontong yang bergabung di paguyubannya. “Dulu saya dipinang jadi caleg dari PKS. Bahkan langsung didatangi Pak Haris dan Maman, saya juga punya kartu anggota PKS. Yang jelas untuk pemimpin sebelumnya sudah merasakan, jadi tidak ada kemajuan. Bagaimanapun kami ingin Salatiga lebih maju dan berubah,” kata Surati saat memberikan dukungan ke Rudi-Dance ke Posko Rumah Merah, kemarin. Kedatangannya diterima langsung Ketua DPC PDIP Kota Salatiga M Teddy Sulistio.

Dia menjelaskan, kekaguman dan kepercayaannya menjatuhkan dukungan terhadap paslon Rudi-Dance karena konsep ekonomi kerakyatan yang ditawarkan ke masyarakat kecil. Selain itu, Agus Rudianto sudah berpengalaman sebagai birokrat selama 32 tahun. Mulai jadi camat, kepala dinas, asisten sekda, sekda hingga pelaksana tugas (plt) wali kota Salatiga. Yang tak kalah penting adalah tidak neko-neko dan berjanji kontrak politik tidak korupsi.

Ketua DPC PDIP Kota Salatiga M Teddy Sulistio menyatakan, dengan bergabungnya Surati berarti pintu kemenangan Rudi-Dance sudah di depan mata. Kondisi ini juga membuktikan kader suara lawan semakin pecah, karena banyak yang mendukung Rudi-Dance. “Saya kira ini bagian dari fenomena puncak gunung es, tidak setiap orang menyampaikan keinginan hati, keputusan 15 Februari akan banyak ibu Surati-Surati lain,” tandasnya. (jks/ton)

Latest news

Related news