31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

M25 Siap Fasilitasi Kaum Difabel

SEMARANG – Bank Jateng mencoba membantu perekonomian penyandang disabilitas lewat program Mitra 25 (M25). Kredit dengan maksimal plafon Rp 25 juta dan bunga 7 persen per tahun ini digadang-gadang mempermudah difabel yang produktif dalam pengembangan usaha.

Dirut Bank Jateng, Supriyatno menjelaskan, pengusaha dari kaum difabel di provinsi ini cukup banyak. Bahkan mereka mampu bersaing soal industri kreatif. Karena itu, pihaknya akan memfasilitasi dengan menjadi mitra pendanaan bagi kelompok usaha kaum difabel. Pria yang akrab disapa Nano ini mengaku tidak mempersoalkan kondisi fisik kreditur. ”Semua kami perlakukan sama. Jika perlu kami yang akan mendatangi kelompok usaha kaum difabel agar mereka semakin produktif,” ucapnya, kemarin.

Dijelaskan, Bank Jateng juga siap berkoordinasi dengan instansi terkait dalam memberikan pendampingan usaha kaum difabel. ”Kita bisa membantu pendanaan, nanti untuk pengembangan produk bisa dikomunikasikan dengan instansi lain,” imbuhnya.

Direktur Bisnis Bank Jateng, Pujiono menambahkan, per 17 Januari, pihaknya sudah mencairkan M25 dengan plafon pinjaman mencapai Rp 165 miliar. ”Kami menargetkan, sebelum 6 April 2017 mendatang, sudah bisa mencairkan Rp 300 miliar. Pasalnya pada tanggal tersebut merupakan hari jadi Bank Jateng,” ucapnya.

Terkait target pinjaman sepanjang 2017, pihaknya telah menyiapkan Rp 400 miliar atau 1 persen dari total outstanding Rp 40 triliun. Dijelaskan, target kreditur berasal dari berbagai sektor usaha. Seperti pertanian, perdagangan, hingga sektor perikanan dan kelautan, hingga usaha rumahan skala kecil.

Beberapa waktu lalu, Bank Jateng mencairkan M25 kepada 10 pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di Kabupaten Klaten dengan total plafon Rp 215 juta. Bidang usaha kreditur tersebut bermacam-macam. Ada pengusaha toko kelontong, percetakan, peternakan, perajin kayu, tas rajut, pencucian mobil, jual beli kayu, hingga kuliner. (amh/ric/ce1)

Latest news

Related news