33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Pungli, Oknum Satpol PP Terancam Dipecat

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Buntut penyegelan bangunan semipermanen warung swike di Jalan Jolotundo, Gayamsari, Semarang oleh penyidik Perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Senin (23/1) lalu, berbuntut panjang. Sebab, pasca penyegelan itu terungkap adanya praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum Satpol PP berinisial S alias Bedhur. Oknum Satpol PP itu meminta uang Rp 10 juta kepada pemilik warung swike, Sugiyo, dengan dalih untuk memuluskan kepengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin usaha warung swike tersebut.

Kabid Sosialisasi dan Penegakan Perda Satpol PP Kota Semarang, Aniceto Magno da Silva, membenarkan oknum yang sering disapa Bedhur merupakan anggota Satpol PP. ”Dia bertugas sebagai staf di Satpol PP,” kata Aniceto kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Saat ini, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap oknum tersebut untuk diperiksa lebih lanjut. Namun demikian, pihaknya belum bisa memberikan keterangan mengenai hasil pemeriksaan. Jika terbukti bersalah, sanksinya berat hingga sanksi dipecat.

”Kami masih menunggu proses pemeriksaan dan menunggu hasil rapat bersama pimpinan. Sanksi apa yang akan diberikan, apakah dipecat atau tidak, itu ranah atasan,” ungkapnya.

Dikatakannya, pihaknya mengetahui masalah ini dari media beberapa hari lalu, setelah adanya kegiataan penertiban, yakni penyegelan warung swike di Jalan Jolotundo. Setelah itu, pihaknya memanggil oknum tersebut.

”Kami menyesalkan adanya tindakan oknum Satpol PP yang berani meminta uang tersebut. Sebagai penegak Perda, seharusnya bisa memberikan contoh baik dan mengayomi, bukan malah meminta uang atas dalih pengurusan IMB. Bagi kami, ini penipuan, bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan institusi kami,” tegasnya.

Pihaknya mewanti-wanti agar jangan sampai terjadi lagi. Seluruh anggota Satpol PP juga akan dikumpulkan untuk diberikan pembinaan. ”Kejadian ini menjadi pembelajaran, jangan sampai terulang ke depan,” katanya.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, mengatakan tim Saber Pungli Kota Semarang akan menelusuri dan mengusut kasus ini. ”Ini menjadi preseden buruk bagi aparat penegak Perda. Kalau penegak Perda saja  melakukan tindakan tak terpuji seperti ini, lantas akan dibawa ke mana negara ini,” ujarnya.

Dia juga meminta agar oknum tersebut, apabila terbukti melakukan pungli, harus diberikan sanksi tegas. Mulai dari sanksi administrasi, disiplin, hingga pemecatan jika memang merupakan kesalahan berat atau mengarah kepada tindak pidana. Tentunya, sanksi diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

”Kota Semarang tidak akan bisa tertib kalau Satpol PP masih mau disuap, minta duit dan seterusnya. Jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, pemilik warung swike, Sugiyo, mengaku sejak membangun warung pada November 2016 lalu, dia telah didatangi oleh petugas Satpol PP. Dia mengaku diminta dan menyerahkan uang Rp 10 juta kepada oknum Satpol PP berinisial S alias Bedhur tersebut.

”Saya diminta membayar Rp 10 juta. Setelah bayar, saya diperbolehkan berjualan di sini,” kata Sugiyono.

Dalih oknum itu, kata dia, uang Rp 10 juta tersebut untuk biaya pengurusan IMB dan izin usaha. Ia shock, karena tim Satpol PP meminta Sugiyo untuk membongkar bangunan tersebut karena melanggar perda.

”Saya hanya wong cilik yang tidak paham hukum. Kalau mau menegakkan hukum seharusnya dilakukan secara adil. Karena banyak karaoke liar yang digunakan prostitusi di dekat MAJT malah dibiarkan tanpa ada penertiban,” ujarnya. (amu/aro/ce1)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

DPMPTSP Jateng Role Model Pelayanan Publik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng berhasil meraih predikat role model Penyelenggara Pelayanan Publik kategori "Baik". Penghargaan tersebut diharapkan...

Masak Nira, Rumah Terbakar

WONOSOBO—Kebakaran menghanguskan rumah milik Supardi, warga Dusun Wilaya 02/02 Timbang, Leksono, Wonosobo pada Senin (4/9) kemarin. Selain meratakan rumah, si jago merah juga menghanguskan...

Bangun Jalan Sepanjang 1 Kilometer

MUNGKID - Puluhan anggota Kodim 0705/Magelang dan masyarakat bergotongroyong mengerjakan pembangunan cor blok jalan sepanjang 1 kilometer yang menjadi penghubung antara Desa Keditan dengan...

Gencarkan Operasi Rokok Ilegal dan Miras

DEMAK- Operasi cukai rokok bodong dan minuman keras (miras) hingga kini terus dilakukan aparat Satpol PP. Yang terbaru, operasi cukai dan miras dijalankan dengan...

Taksi Gelap Dibekingi Oknum Aparat

DALAM audiensi antara Forum Komunikasi Taksi Jawa Tengah dengan pejabat Pemprov Jateng, Kamis (7/9), ada salah satu pengemudi taksi yang melempar pernyataan mengejutkan. Dikatakan,...

Tekan Calo Melalui Konsultan Perizinan Berbadan Hukum

SEMARANG–Masih mempercayakan pengurusan perizinan melalui calo karena enggan dengan proses yang dilalui? Hal itu tak lagi menjadi alasan mengingat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah...