33 C
Semarang
Kamis, 16 Juli 2020

Pekan Depan, Joko Umboro Diperiksa

Skandal Korupsi BRT

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Setelah memeriksa dua pejabat Pemkot Semarang terkait skandal korupsi Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang, penyidik Polrestabes Semarang segera memanggil mantan Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang UPTD Terminal Mangkang, Joko Umboro Jati. Rencananya, Joko Umboro akan diperiksa pekan depan.

”Mungkin minggu depan (Joko Umboro Jati) akan kami panggil (diperiksa),” ungkap Kasubnit II Tipikor Polrestabes Semarang, Aiptu Arief Setiawan, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (25/1).

Dikatakan, saat ini penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polrestabes Semarang masih mengumpulkan alat bukti dan menelaah keterangan dari sejumlah saksi yang sudah diperiksa.

Setidaknya sudah ada tujuh saksi yang dimintai keterangan. Di antaranya, mantan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang, Agus Harmunanto, dan Kepala Seksi Perbelanjaan Badan Pendapatan daerah (Bapenda) Kota Semarang, Chandra.

Selain mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi, lanjut Arief, pihaknya juga menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit. Audit ini untuk mengetahui jumlah pastinya kerugian yang ditanggung Pemkot Semarang.

”Pengoperasian itu kan dibebankan ke pemkot, makanya nanti kami mengundang BPK untuk melakukan audit,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wiyono Eko Prasetyo menegaskan, kasus ini masih terus ditangani penyidik. Diakui, penanganan kasus ini membutuhkan ketelitian untuk mengungkap aktor utama skandal korupsi BRT ini. ”Jangan terburu-buru dulu. Ini masih ditangani penyidik. Memang nanti semua saya panggil,” katanya.

Menanggapi kasus hukum yang membelit BRT Trans Semarang ini, pengamat transportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno memilih tidak berkomentar. ”Itu sudah masuk ranah hukum, ya diselesaikan secara hukum saja,” ujarnya singkat.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi di tubuh BLU Trans Semarang ini terungkap setelah Kepala BLU Trans Semarang UPTD Terminal Mangkang, Agung Nurul Falaq Adi Wibowo melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang. Sesuai surat laporan atau pengaduan nomor Rekom /16/1/2017/SPKT/RES TBS SMG disebutkan kasus tersebut terjadi di Terminal Mangkang. Waktu kejadian pada September-Oktober 2016. Modus operandinya pelaku menyewakan 8 unit bus BRT selama dua bulan senilai Rp 200 juta. Bus tersebut dioperasikan tanpa izin di Koridor III dan IV. (mha/aro/ce1)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

MI Pasekan Gunakan Rumah Warga

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pasekan, Kecamatan Ambarawa terpaksa harus melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah warga. Hal itu dikarenakan...

Sekolah Aktif Mendorong Siswa Tekuni Bulutangkis

MAGELANG-Muncul dua jawara baru Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Beregu Antar SD/MI se-Kota Magelang 2017. Yaitu SD IT Ikhsanul Fikri sebagai juara pertama putra, dan...

Dokter Spesialis Tetap Jaga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Selama liburan Lebaran 2018, RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang dipastikan tetap melakukan pelayanan full selama 24 jam setiap harinya. Tidak ada kualitas...

Sudah Tiga Tahun Tanpa Kejelasan; Relokasi SMPN 16 Terbentur Aturan BPN

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –Relokasi SMP Negeri 16 Semarang yang terdampak tol Semarang-Batang terus berlarut. Pihak PT Jasa Marga Semarang Batang (JSB) masih terbentur dengan aturan yang...

Targetkan Salurkan Kredit Rp 350 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kantor Pegadaian Cabang Karangturi tahun 2018 menargetkan penyaluran kredit Rp 350 miliar. Hampir 90 persen untuk Kredit Cepat Aman (KCA) dan...

Pemda Jangan Lepas Tangan Masalah TKI

WONOSOBO – Perlindungan terhadap TKI di Indonesia masih butuh perbaikan. Salah satunya dengan mengubah Undang-Undang Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (PTILN). Proses...