33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Nyaris Baku Hantam, Paguyuban Kades Protes Dewan

Soal Pengisian Perangkat Desa

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

DEMAK-Kepala desa (kades) yang tergabung dalam Paguyuban Demang Bintoro protes terhadap DPRD Demak terkait rencana pengisian perangkat desa. Protes dilakukan usai rapat koordinasi (rakor) antara pihak legislatif dan eksekutif yang berlangsung di ruang lantai 2 gedung DPRD Demak, Jalan Sultan Trenggono, kemarin.

Bendahara Paguyuban Demang Bintoro, Bambang Untoro mengatakan bahwa pihaknya merasa diusir saat rakor hendak dimulai. Karena itu, pihaknya melakukan protes setelah rapat selesai. Waktu itu, Bambang yang berada di lantai bawah, tiba-tiba naik menghampiri para pimpinan dewan, utamanya Ketua DPRD Nurul Muttaqin. Pimpinan dewan kaget dengan adanya protes tersebut. “Kami tidak terima sebelumnya telah diusir dari ruangan. Ini kan rumah rakyat,” katanya dengan nada tinggi.

Hampir terjadi baku hantam. Beruntung, Wakil Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet dan anggota dewan lainnya Sudarno berhasil mencegah hal-hal yang tidak diingainkan itu. Bambang Untoro yang melakukan protes ini didampingi langsung Ketua Paguyuban Demang Bintoro, Agus Puryanto dan Sekretarisnya Achmad Sofa.

Sebelumnya, Bambang menyampaikan bahwa pengisian perangkat desa merupakan kewenangan desa dan berharap tidak ditunda. Senada disampaikan Ketua Demang Bintoro, Agus Puyanto. Menurutnya, jika kekosongan perangkat tidak segera diisi, maka dapat mengganggu jalannya roda pemerintahan. “Karena itu, kades satu komando agar pengisian perangkat ini berjalan sesuai jadwal,” ujar Kades Sidomulyo, Kecamatan Dempet ini.

Sekretaris Paguyuban Demang Bintoro, Achmad Sofa menambahkan, banyaknya perangkat dan sekretaris desa (sekdes) yang kosong dapat membuat administrasi desa terganggu. “Ada jabatan sekdes yang sudah kosong 10 tahun,” kata kades Bremi, Kecamatan Mijen ini.

Menanggapi protes paguyuban kades ini, Ketua DPRD Demak, Nurul Muttaqin mengatakan bahwa tidak ada pengusiran dalam rakor antara legislatif dan eksekutif di gedung dewan tersebut. “Dewan sejak awal tidak mengundang pihak kades,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Fahrudin Bisri Slamet juga menyampaikan tidak ada pengusiran kades. “Dalam rakor ini memang tidak mengundang kades,” kata dia.

Slamet menambahkan, rakor legislatif dan eksekutif diperlukan sebagai bentuk menjalankan fungsi pengawasan dalam pengisian perangkat desa. Terkait dengan hasil rakor legislatif dan eksekutif tersebut, Wakil Bupati Demak Joko Sutanto menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan bupati, apakah pemilihan perangkat desa mau dilanjutkan atau ditunda. Sebab, saat ini Bupati Demak HM Natsir masih ibadah umrah di tanah suci Makkah. “Kita menunggu bapak bupati dulu,” ujarnya. (hib/ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...