33 C
Semarang
Kamis, 29 Oktober 2020

Jalan Rusak DikeluhkanWarga

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

KENDAL—Warga Desa Kedungsari, Ngerjo dan Kedunggading mengeluhkan buruknya infrastruktur jalan yang melintas di Desa Kedungsari. Selain belum beraspal, kondisi jalan juga berlumpur dan licin. Sehingga membahayakan para pengendara jalan.

Ahmadi, warga Desa Kedungsari mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan jalan utama bagi warga tiga desa. Selama ini, sama sekali belum tersentuh perbaikan atau pengerasan jalan. “Lebih kurang delapan tahun ini, belum sama sekali tersentuh perbaikan,” katanya, Rabu (25/1) kemarin.

Jalan di sepanjang 2,5 kilometer ini merata rusak parah. Yakni tampak mulai dari batas Desa Kedunggading-Kedungasri hingga batas Desa Kedungasri-Ngerjo. “Warga harus hati-hati, apalagi saat musim hujan kondisi jalan penuh lumpur dan licin,” jelasnya.

Dengan kondisi sekarang ini, kerusakan jalan yang merata banyak sepeda motor yang kerap terperosok. Beberapa waktu lalu, ada petugas yang melakukan pengukuran, tetapi hingga sekarang belum pernah diperbaiki.

Kepala Desa Kedungasri, Achmat Supriyanto, mengatakan bahwa ruas jalan yang rusak panjangnya sekitar 2,5 kilometer. Jalan itu merupakan akses utama pengubung antar desa.”Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur bagi warga untuk keluar masuk desa,” katanya.

Ia membenarkan jika jalan rusak sudah berlangsung sekitar delapan tahun dan belum pernah dilakukan perbaikan. “Saya sudah melaporkan kondisi jalan rusak itu ke kecamatan maupun dinas terkait. Jalan itu merupakan jalan kabupaten, sehingga wewenangnya ada di pemkab,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu penyebab jalan rusak, karena kerap dilalui dum truk pengangkut galian C. Truk tersebut memuat tanah galian dari pembangunan embung yang ada di sebelah barat pintu air masih di desa tersebut. “Tidak sedikit warga yang mengeluh kepada saya soal jalan rusak ini,” paparnya.

Sekdes Kedungasri, Sanuri, menambahkan, saat musim panas jalan penuh debu, sehingga mengganggu pernafasan. Sedangkan paska hujan jalan berlumpur berubah menjadi seperti arena offroad.

Dikatakan, sudah banyak pengguna jalan termasuk warga yang mengendarai sepeda motor terperosok ke lumpur maupun masuk ke saluran irigasi di tepi sisi jalan tersebut.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal Winarno, mengatakan bahwa jalan rusak tersebut sudah dianggarkan dalam APBD Kendal 2017. Ruas jalan akan dibeton dengan nilai anggaran Rp 3 miliar. “Masuknya pekerjaan peningkatan jalan tahap dua dengan ruas Mojo-Kedungasri,” tuturnya. (bud/ida)

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...