31 C
Semarang
Minggu, 9 Mei 2021

Kado Akhir Jabatan, TPP Naik 300 Persen

BATANG-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Batang, mendapat kado istimewa, di apel terakhir masa kepemimpinan Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo dan Wakil Bupati Soetadi, Rabu (25/1) kemarin. Adalah kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk PNS sebesar 300 persen.

“Tidak terasa sudah lima tahun. Sepertinya ini apel terakhir, di halaman ini,” kata Bupati Yoyok, di halaman kantor Bupati Batang, Rabu (25/1) kemarin.

Bupati Yoyok juga menegaskan bahwa tugasnya sebagai pemimpin tidak untuk memperkaya diri. Namun untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan seluruh masyarakat. Untuk itu, sebagai pimpinan, dirinya ingin memberikan hadiah kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Batang.

“Semalam saya membaca surat dari BKD Batang yang isinya adalah tentang kenaikan TPP untuk PNS sebesar 300 persen. Ini merupakan hadiah, anugerah dan rejeki saudara, silahkan diterima semua. Tolong kepada kepala dinas dan jajaran di bawahnya tolong jangan ada pemotongan satu perak pun, kecuali pajak,” seru Bupati Yoyok.

Sedangkan untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT), katanya, akan mendapatkan kenaikan juga. Kenaikan tersebut, mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Batang. “Ini semua berkat kerja semua pegawai, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batang naik hampir 400 persen,” kata Yoyok.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Yoyok juga mengatakan bahwa nanti per 13 Pebruari 2017, dirinya dan Wabup Soetadi sudah selesai masa kerjanya. “13 Februari mendatang, saya sudah selesai. Kontrak saya sudah habis dan saya harus meninggalkan saudara-saudara. Pastinya nanti, ada pemimpin baru di Batang,” ujarnya.

Sementara itu, pesannya, dengan adanya kenaikan TPP juga harus disertai kenaikan kinerja. Terlebih, dengan adanya perkembangan ilmu teknologi dan sistem yang lebih modern, maka kinerja pemerintah akan terpantau dan ternilai. Terutama mulai diterapkannya e-budgeting, penilaian sasaran kerja pegawai (SKP) dan lain-lain akan terpantau semua.

“Saya dan pak wakil bupati tidak bisa memberikan apa-apa, kecuali kenaikan TPP sebesar 300 persen tanpa  ada pemotongan satu perakpun. Kami berikan semuanya, karena ini merupakan hak,” tutup Yoyok. (han/ida)

Latest news

Related news