31 C
Semarang
Rabu, 5 Mei 2021

Waria Tewas di Adegan Ke-13

GUNUNGPATI – Pembunuhan waria bernama Rohmadi alias Vera, Rabu (25/1) kemarin direka ulang. Sebanyak 18 adegan diperagakan tersangka Joko Sutrisno. Diketahui korban tewas pada adegan ke-13, setelah dihantam potongan besi sebanyak tujuh kali di bagian dahi.

Rekonstruksi digelar dua lokasi oleh penyidik unit Resmob Polrestabes didampingi Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Semarang. Awalnya di depan BCA Jalan Jendral Sudirman, tepatnya sekitaran SPBU Karangayu.

Di depan BCA ini korban dan pelaku bertemu, pada Selasa (20/12) silam. Pelaku memperagakan seputar obrolan yang berlanjut mengajak kencan dengan korban.

Setelah keduanya sepakat, korban mengajak pelaku menuju perkebunan tebu daerah Kandri Kecamatan Gunungpati. Pada adegan kelima ini, korban dan pelaku berhenti di pinggir semak kebun tebu dan berkencan (maaf) dioral oleh korban di samping motornya.

Hingga pada adegan ketujuh, pelaku membayar kepada korban sebesar Rp 100 ribu. Tiba-tiba usai menerima uang pembayaran kencan, korban minta digauli oleh pelaku. Hanya saja pelaku menolak permintaan tersebut. Namun korban malah meminta uang tambahan Rp 50 ribu untuk membeli bensin.

Di adegan kesepuluh inilah pelaku naik pitam lantaran dimintai uang tambahan. Korban dipukul menggunakan besi potongan di bagian leher saat membuka jok untuk mengecek kondisi bensin kendaraannya. Korban langsung tersungkur.

Selanjutnya, korban ditarik oleh pelaku dari belakang dan jatuh telentang di semak-semak. Pemukulan ini tak hanya terjadi sampai di situ. Pada adegan ke-13, korban dihantam lagi dengan besi potongan.

Korban dipukul pada bagian dahi sebanyak tujuh kali. Bahkan, korban yang masih bernapas mencoba melawan hingga akhirnya diakhiri dengan cara besi potongan tersebut ditancapkan di dahi korban. Di adegan terakhir, pelaku sempat mencari daun pisang untuk menutupi tubuh korban yang sudah terkapar.

Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang Kompol Agus Sulistyanto mengatakan rekonstruksi ini untuk melengkapi berkas perkara yang nanti dikirim ke kejaksaan.

”Terdapat 18 adegan di mana adegan ke-10 dan ke-13, tersangka melakukan penganiayaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” ungkap di lokasi rekonstruksi. Proses rekonstruksi disaksikan puluhan warga Kandri. (mha/zal/ce1)

Latest news

Related news