33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Sembilan Pasar Hewan Disterilkan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

TEMANGGUNG– Dinas Perikanan dan Peternakan (Disperikan) Kabupaten Temanggung melakukan sterilisasi atau pembersihan di pasar hewan sebagai antisipasi penyebaran penyakit antraks. Sedikitnya ada sembilan pasar hewan di daerah setempat yang disasar.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disperikan Kabupaten Temanggung Esti Dwi Utami menuturkan, sterilisasi dengan menyemprotkan cairan desinfektan ini untuk mengantisipasi kejadian antraks, sebagaimana yang terjadi di Kulonprogo Jogjakarta pekan lalu.

“Jangan sampai, peristiwa yang terjadi Kulonprogo Jogjakarta, terjadi di Temanggung,” ucapnya di sela kegiatan sterilisasi pasar ternak terpadu Kranggan Temanggung, kemarin (24/1).

Esti melanjutkan, selain melakukan sterilisasi dengan desinfektan, untuk mengantisipasi antraks, pihaknya juga melakukan pengawasan atau pengetatan lalu lintas ternak. Bidikannya adalah di pasar hewan. Lalu melakukan edukasi terhadap para pelaku usaha maupun masyarakat yang setiap hari melakukan aktivitas di pasar hewan.

“Khusus untuk mengantisipasi kuman antraks ini, kami melakukan penyemprotan desinfektan lebih intensif. Jika sebelumnya dilakukan setelah pasaran (lima hari) sekali, kini sebelum dan sesudah pasaran kami lakukan desinfektan,” ungkapnya.

Esti mengimbau para peternak untuk mewaspadai keluar masuknya hewan, terutama terhadap ternak masuk. Kalau memang mau membeli ternak, tanyakan dulu surat kesehatan hewan dari mana ternak itu berasal.

Jika menjumpai ternak dengan ciri-ciri khusus seperti antraks, berternak dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan hewan. Ciri tersebut antara lain tiba-tiba ternak kehilangan keseimbangan atau yang lebih ekstrem lagi keluar leleran darah berwarna hitam dari lubang-lubang alami tubuh hewan.

Bagi masyarakat yang biasa mengonsumsi daging, pihaknya mengimbau untuk membeli daging yang berasal dari rumah pemotongan hewan (RPH) yang representatif.

“Jangan tergiur dengan harga daging murah. Belilah daging di los-los yang sudah terjamin. Masaklah daging dengan sempurna, karena pada prinsipnya antraks mati dalam pemanasan 100 derajat celcius dalam jangka waktu lima hingga 10 menit,” jelasnya.

Terpisah, belum ada temuan kasus antraks di wilayah Kabupaten Purworejo. Meski demikian, ada beberapa desa di Kecamatan Kaligesing yang berbatasan dengan Kabupaten Kulonprogo DI Jogjakarta yang berisiko tertular bakteri antraks. Desa berisiko terpapar berjarak kurang dari radius lima kilometer dari pusat temuan antraks di Desa Purwosari Kecamatan Girimulyo Kulonprogo.

“Pengawasan harus diperketat, tim monitoring ternak di Purworejo dan Kulonprogo turun ke desa mengecek adakah ternak yang mati mendadak,” Kasi Infovet Balai Besar Veteriner (BB Vet) Wates Jogjakarta drh Putut Purnomo usai sosialisasi antraks kepada sejumlah pemerintah desa di Pandanrejo Kaligesing, Selasa (24/1).

Ia menduga masih ada pedagang dan peternak yang kucing-kucingan dengan petugas untuk mengeluarkan ternak dari daerah tertentu. Spora yang menempel pada kambing berpotensi menginfeksi ternak sehat di daerah lainnya. Potensi penularan tinggi lantaran spora antraks mampu bertahan 40 – 50 tahun. (san/jpg/lis)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...