31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Pemberantasan Pungli Tanggungjawab Bersama

BATANG-Pemberantasan pungutan liar (Pungli) tidak bisa dilaksanakan salah satu lembaga atau institusi tertentu saja. Namun harus ada komitmen bersama dari semua pihak. Selaku pegawai pemerintah maupun aparat pemerintah harus benar-benar menjadi pelayanan masyarakat untuk melayani masyarakat dengan baik.

Demikian disampaikan Bupati Yoyok Riyo Sudibyo setelah mengukuhkan Unit Satgas Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kabupaten Batang, Selasa (24/1) kemarin.

Yoyok yang juga Dewan Pengendali dan Penangung Jawab mengatakan jika pengukuhan tim Saber Pungli merupakan pengejawantahan program dari pemerintah pusat yang beberapa bulan yang lalu sudah dikukuhkan. “Pemkab Batang berkomitmen terhadap penegakan aturan pada pungli, hal itu sudah dari awal kita buat dan bahkan sudah dimulai pada tahun 2016 lalu dengan membentuk tim saber pungli,” ujar Yoyok.

Dalam kegiatan tersebut, 35 anggota Unit Satgas Saber Pungli dikukuhkan. Terdiri atas Wakapolres Batang Kompol Widodo Ponco Susanto sebagai ketua, Kepala Inspektur Lany Dwi Rejeki sebagai wakil ketua, Ketua II Kasi Intel Kejari, Sekretaris Kabag Ops Polres Batang AKP Hartono, Sekretaris I Kasi Pengawas Polres Iptu Emi Prihatin dan Sekretaris II Sekertaris Inspektorat Agung Widodo. Sedangkan tim saber pungli tersebut beranggotakan berbagai lembaga dan institusi Kepolisian, TNI, Kejaksaan dan Pemkab.

“Kami harapkan Wakapolres selaku Ketua Tim Saber Pungli beserta anggotanya melaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya serta memberikan angin yang lebih baik bagi masyarakat Batang yang dimulai dari paling bawah,” harapnya.

Ketua Unit Satgas Saber Pungli Kompol Widodo Ponco Susanto, mengatakan, selain pengukuhan tim saber pungli juga ada penandatanganan pakta integritas untuk melaksanakan amanah dengan baik. Disamping itu juga dilaksanakan sosialisasi kepada intansi dan organisasi pemerintah daerah dari kelurahan hingga kepala desa.

“Kita juga akan sosialisasikan di kelompok masyarakat maupun di lembaga pendidikan. Untuk pengaduan masyarakat, kita buat posko tim saber pungli di lingkungan Kantor Bupati dan juga akan ada call center bebas pulsa dan Whatsapp, email dan media sosial,” beber Ponco. (mg20/ida)

Latest news

Related news