31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Pemkot Tunggu Exit Tol Patimura

SALATIGA –Pemerintah pusat belum memutuskan apakah akan membangun pintu keluar (exit) jalan tol seksi III Bawen – Salatiga di Jalan Patimura, Kauman Kidul Kota Salatiga atau tidak. Padahal Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Salatiga telah mengajukan hasil studi kelayakan kepada Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola jalan tol Semarang – Solo.

Kepala Bappeda Kota Salatiga, Tedjo Supriyanto menegaskan, pihaknya telah melaksanakan studi kelayakan sesuai persetujuan dan telah disepakati Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR melalui TMJ sejak tahun lalu. Dalam persetujuan ketika itu, di Salatiga akan dibangun pintu keluar tol yang aksesnya langsung masuk kota dari Jalan Patimura. Hasil studi kelayakan telah dikirim ke Trans Marga.

“Sekarang ini, kami sedang menunggu pihak TMJ dan pemerintah pusat untuk memanggil kami dan segera bersama-sama mewujudkan pintu keluar tersebut yang mengakses langsung ke dalam kota,” tandas Tedjo, Selasa (24/1).

Ia menambahkan, hasil studi kelayakan ini ada dua pilihan. Yakni membuat askes jalan baru untuk keluar dari jalan tol menuju kota atau memperlebar jalan Patimura Salatiga untuk akses kendaran yang keluar dari jalan tol dari arah Semarang.

“Ada dua pilihan yang telah kami ajukan, kami berharap segera bisa direalisasikan dan pihak Salatiga siap, demikian juga wilayah di Kabupaten Semarang juga sudah dikoordinasikan. Untuk pintu keluar ini, pekerjaan tambahan yang berwenang pusat,” tukas Tedjo.

Exit tol di jalan Patimura memang sangat diharapkan masyarakat. Pasalnya, pintu keluar tol di Tingkir sangat jauh jika hendak ke kota Salatiga. “Kalau hanya ada exit di Tingkir, tentunya lebih memilih keluar tol di Bawen,” terang Bintang, warga Sidorejo yang kerap menggunakan jalan tol. (sas/ton)

Latest news

Related news