33 C
Semarang
Rabu, 30 September 2020

Bamiyan-Borobudur dalam Pameran Warisan Budaya

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

MUNGKID— Palestina dan Indonesia melakukan kerja sama pameran budaya bangsa antardua negara di komplek Taman Wisata Candi Borobudur. Pameran tentang warisan budaya dua negara itu bertujuan untuk pelestarian di tengah rusaknya situs Bamiyan di Palestina akibat perang. Pameran digelar atas kerja sama Pemerintah Indonesia bersama UNESCO. Bertajuk “Simpang Budaya: Bamiyan dan Borobudur”.

“Melalui pameran ini, kami berupaya memberikan toleransi budaya bahwa apa yang terjadi di kedua negara tersebut jangan sampai terjadi di Indonesia,” jelas Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Hari Widianto.

Dia mengatakan, dua negara yang memiliki warisan dunia dan hancur akibat perang yakni Afganistan serta Syria. “Melalui pameran ini, kami berupaya memberikan toleransi budaya bahwa apa yang terjadi di kedua negara tersebut jangan sampai terjadi di Indonesia,” jelas Hari.

Pameran yang berlangsung di museum Karmawibangga komplek Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, itu sendiri akan berlangsung hingga 2 Februari mendatang. Sesuai dengan tema, pameran yang digelar memamerkan landskap Lembah Bamiyan serta Candi Borobudur. Bamiyan merupakan situs warisan dunia yang ada di negara Afganistan, sedangkan Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar di dunia yang ada di Indonesia.

“Dengan pameran ini, kami ingin menunjukkan kepada dunia, bahwa meskipun Indonesia berbeda-beda agama, namun tetap melestarikan warisan dunia. Jangan sampai warisan ini menjadi sesuatu yang terinduksi secara fisik maupun informasinya,” terangnya.

Selain itu, pesan yang ingin disampaikan adalah untuk mempromosikan dialog antarbudaya, perdamaian dan saling pengertian antara masyarakat Indonesia dan Afganistan dengan memanfaatkan potensi dua situs warisan dunia UNESCO di masing-masing negara.

Kepala Kantor UNESCO di Jakarta, Bernads Allens Zako menambahkan, inisiatif dari pameran tersebut berawal dari kedekatan hubungan kerja antara Indonesia dan Afganistan.

“Pameran di Borobudur ini merupakan kegiatan tahap akhir. Sebelumnya, pameran juga digelar di Museum Nasional Afganistan di Kabul, Museum Nasional di Jakarta, dan Galeria Mall di Jogjakarta,” sebutnya.

Dijelaskan Bernards, dalam pameran ini menyoroti lima nilai penting yang dimiliki oleh kedua situs tersebut, yaitu nilai sejarah, material, pendidikan, ekonomi dan sosio-spiritual. Nilai-nilai tersebut dituangkan dalam panel-panel yang dapat dilihat dan dibaca oleh masyarakat.

Sehingga diharapkan dapat mengundang apresiasi yang lebih besar terhadap kedua peninggalan cagar budaya serta meningkatkan pemahaman lintas budaya yang lebih tinggi di antara masyarakat kedua negara dan masyarakat secara umum. (vie/lis)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...