31 C
Semarang
Rabu, 5 Mei 2021

Siapkan Ratusan Desinfektan

MUNGKID— Temuan kasus bakteri antraks di Kulonprogo Jogjakarta membuat Pemkab Magelang waspada. Untuk meminimalisasi penularan penyakit ini, Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) menyiapkan ratusan desinfektan dan memantau lalu lintas ternak yang masuk ke wilayahnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh Jhon Manglapy mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah desinfektan.

“Untuk vaksin antibiotik itu sendiri berasal dari APBD kabupaten untuk 700 ekor dan 40 ekor dari APBD provinsi. Kalau nanti kurang, kami akan minta lagi ke provinsi. Sedang untuk desinfektan, kami masih ada sisa tahun 2016 sebanyak 50 liter dari APBD kabupaten,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk tahun 2017 ada pengadaan lagi, namun menunggu APBD disahkan. Sejauh ini, kata dia, belum ditemukan kasus antraks di wilayahnya. Namun, pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat.

Selain menyiagakan desinfektan mereka juga memperketat pengawasan hewan khususnya yang berasal dari daerah endemis. Seperti dari Kulonprogro dan Sleman di DIY serta Boyolali dan Kabupaten Semarang di Jawa Tengah.

Selain itu, dengan meningkatkan pengawasan di rumah-rumah pemotongan hewan (RPH). “Kami akan memperketat surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) tentang asal usul hewan. Saat ini, kami juga sudah siapkan vaksin antibiotik. Ke depan, kami akan lakukan tindakan penyuntikan hewan khususnya sapi, kambing di daerah yang berbatasan dengan daerah endemis antraks itu,” kata Kepala Dispeterikan Kabupaten Magelang, Sri Hartini, Senin (23/1).

Selain hal diatas, pihaknya juga melakukan sejumlah upaya antisipasi lainnya. Yakni sosialisasi ke masyarakat soal ciri-ciri dan pencegahan penyakit antraks. “Dalam sosialisasi ini, kami juga tekankan soal asal usul daging yang harus dari RPH atau rumah potong hewan yang telah mendapat sertifikat dari kami (Dinas Peterikan). Kami juga sampaikan, agar masyarakat tidak perlu resah. Yang penting, daging harus dimasak lebih dahulu sebelum dikonsumsi,” tegasnya. (vie/lis)

Latest news

Related news