31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Jalan Provinsi Dilebarkan Bertahap

SEMARANG – Ruas jalan Jepara-Kedungmalang-Pecangan yang panjangnya sekitar 25 km kini statusnya tak lagi menjadi jalan kabupaten. Jalan tersebut berubah status menjadi jalan provinsi. Dengan demikian, perbaikan jalan tersebut menjadi tanggung jawab Pemprov Jawa Tengah.

”Pemkab Jepara sudah menyerahkan jalan itu ke provinsi karena keterbatasan anggaran,” kata Sekretaris Komisi D DPRD Jawa Tengah, Jayus.

Politisi PAN tersebut mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir memang ada sejumlah ruas jalan di Jawa Tengah yang sebelumnya menjadi tanggung jawa pemkab/ pemkot, kini beralih ke pemprov. Sebagai konsekuensinya, perbaikan ataupun perawatan jalan menjadi tanggung jawab provinsi. Namun demikian dia berharap pemkab/pemkot tak serta-merta menyerahkan kewenangan seluruh perbaikan jalan ke provinsi dengan dalih anggaran yang terbatas.

”Sebagaimana yang tertuang dalam Perda Standardisasi Jalan Kolektor Primer dan Skunder Jawa Tengah, jalan yang bisa diserahkan ke pemprov adalah jalan yang rumija (ruang milik jalan) lebarnya minimal 7 meter,” katanya.  Lebar 7 meter itu terdiri atas jalur lalu lintas 2,5 meter per arah, bahu jalan 0,5 meter, dan median jalan minimal 1 meter. Selain itu, harus ada pemisah jalur atau marka.

Saat ini, kata Jayus, pemprov masih menyelesaikan pendataan ruas jalan di Jawa Tengah yang rumijanya kurang dari 7 meter. Sebab, masih banyak jalan yang rumijanya kurang dari 7 meter. Di antaranya ada di Jawa Tengah bagian barat. Terhadap jalan-jalan lebar rumijanya kurang dari 7 meter, akan dilakukan perbaikan dan pelebaran secara bertahap. Untuk pelengkap ada saluran drainase minimal dua meter, lampu penerangan, pohon perindang, dan rambu-rambu. ”Ini adalah konsekuensi dari perda. Namun karena anggarannya terbatas, maka pelebarannya bertahap,” katanya.

Seperti ruas jalan Jepara-Kedungmalang-Pecangan yang panjangnya sekitar 25 km. Menurut Jayus, jalan tersebut juga akan dilebarkan dan sudah dianggarkan sebanyak Rp 19,415 miliar pada APBD 2017 ini. Namun anggaran itu hanya untuk panjang 3 km, tidak langsung 25 km. Nantinya jalan tersebut dibeton.

”Komisi D DPRD Jateng sudah melihat langsung lokasi proyek jalan yang akan dibangun. Kami ingin memastikan dan melihat kondisi jalannya. Saat ini memang jalannya buruk,” terang anggota dewan dari Dapil Jateng II ini. (ric/ce1)

Latest news

Related news