33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Pilkada Batang Dianggap Paling Kondusif

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

BATANG – Dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2017, Kabupaten Batang merupakan daerah yang paling banyak calonnya dan dinilai sebagai daerah yang terendah tingkat kerawanannya. Sehingga diharapkan Pilkada yang akan dilaksanakan pada 15 Februari mendatang berjalan aman dan kondusif.

“Dalam launching Pilkada di Jakarta beberapa waktu yang lalu, dari 101 daerah se Indonesia yang melaksanakan Pilkada, Batang dinilai paling minim kerawanannya,” kata Wakil Bupati Batang Soetadi dalam acara Doa Bersama Pilkada Damai, di Jalan Veteran Batang, Sabtu (21/1).

Dikatakan pula, terwujudnya hal tersebut berkat kerjasama yang baik antara pihak penyelenggara, baik KPU, Panwaslukab maupun para pasangan calon itu sendiri. Untuk itu Pemkab Batang berharap agar Pilkada tetap berjalan aman dan kondusif sampai dengan terpilihnya paslon Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022.

“Kami harap paslon dan pihak penyelenggara serta para pendukung masing-masing paslon bisa menjaga kondusifitas, jika ada permasalahan silahkan diselesaikan secara musyawarah,” ujarnya.

Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo, mengatakan diantara 7 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada 2017, Kabupaten Batang berbeda sendiri karena paslon yang akan maju ada 4 pasangan, dan ini merupakan yang paling banyak diantara daerah lainnya. “Batang ada 4 paslon yang maju, pastinya hal ini akan membuat ramai dalam persaingan untuk menentukan calon kepala daerah dan wakilnya,” ujar Joko.

Diharapkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan momentum dalam menentukan pemimpin daerah periode 2017-2022. Para penyelenggara juga diminta bisa memanfaatkan sisa waktu untuk mengajak masyarakat agar bisa memaksimalkan keikutsertaannya dalam Pilkada nanti.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Batang Adi Pranoto, menambahkan apa yang telah disampaikan Wakil Bupati memang benar jika Batang minim konflik. Akan tetapi hal itu harus dijaga bersama agar situasi Pilkada Batang tetap kondusif hingga selesai, tentunya baik dari penyelenggara, pemerintah, masyarakat dan paslon masing-masing. “Kondusifitas ini tidak lepas dari peran semua pihak, tim maupun pendukung para paslon juga sangat berperan untuk menjaga kondusifitas,” katanya.

KPU juga mengajak masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan haknya tersebut secara baik dan benar sesuai hati nurani tanpa ada paksaan. “Selain doa bersama, kami juga menggelar pengucapan ikrar Pilkada damai dan agar bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” tandas Adi. (mg20/ric)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Merajut Kembali Semangat Kebangsaan

NASIONALISME sering menghadapi banyak tantangan. Pesat demokrasi tidak jarang menyisakan persoalan kebersamaan dan persatuan, kampanye sering menggores isu SARA, dan potensi perpecahan lainnya. Kekhawatiran...

Lima Pemain Sahabat Seleksi Timnas SEA Games

SEMARANG – Lima pemain tim basket Sahabat Semarang bakal mencoba peruntungan untuk memperebutkan tempat di timnas putri Indonesia yang diproyeksikan bertarung di ajang SEA...

Pemkot Semarang Operasi Gratis 38 Penderita Katarak

SEMARANG-Pemerintah Kota Semarang merayakan Hari Jadi Ke-470 dengan melayani operasi katarak tanpa biaya bagi 38 penderita katarak yang kurang mampu dan belum memiliki kartu jaminan...

Tidak Melaut

NELAYAN tradisional sedang mengecat perahu di pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Kamis (13/4). Akibat gelombang air pasang yang menerjang wilayah pantai beberapa hari terakhir ini,...

Ganjar Siap Dongkrak Ekonomi Kreatif

RADARSEMARANG.COM, KLATEN – Cagub Jateng Ganjar Pranowo mengunjungi sejumlah tempat di Klaten, Minggu (1/4). Pengembangan ekonomi kreatif menjadi perhatiannya mengingat potensi besar yang ada...

Pamerkan Esksitensi Tari

SEMARANG – Sebanyak 10 sanggar tari di Jateng menggelar pentas bareng di Museum Ranggawarsita Semarang, Sabtu (20/5). Terhitung ada 22 tari yang dibawakan lebih...