33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

Pilkada Batang Dianggap Paling Kondusif

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

BATANG – Dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2017, Kabupaten Batang merupakan daerah yang paling banyak calonnya dan dinilai sebagai daerah yang terendah tingkat kerawanannya. Sehingga diharapkan Pilkada yang akan dilaksanakan pada 15 Februari mendatang berjalan aman dan kondusif.

“Dalam launching Pilkada di Jakarta beberapa waktu yang lalu, dari 101 daerah se Indonesia yang melaksanakan Pilkada, Batang dinilai paling minim kerawanannya,” kata Wakil Bupati Batang Soetadi dalam acara Doa Bersama Pilkada Damai, di Jalan Veteran Batang, Sabtu (21/1).

Dikatakan pula, terwujudnya hal tersebut berkat kerjasama yang baik antara pihak penyelenggara, baik KPU, Panwaslukab maupun para pasangan calon itu sendiri. Untuk itu Pemkab Batang berharap agar Pilkada tetap berjalan aman dan kondusif sampai dengan terpilihnya paslon Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022.

“Kami harap paslon dan pihak penyelenggara serta para pendukung masing-masing paslon bisa menjaga kondusifitas, jika ada permasalahan silahkan diselesaikan secara musyawarah,” ujarnya.

Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo, mengatakan diantara 7 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada 2017, Kabupaten Batang berbeda sendiri karena paslon yang akan maju ada 4 pasangan, dan ini merupakan yang paling banyak diantara daerah lainnya. “Batang ada 4 paslon yang maju, pastinya hal ini akan membuat ramai dalam persaingan untuk menentukan calon kepala daerah dan wakilnya,” ujar Joko.

Diharapkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan momentum dalam menentukan pemimpin daerah periode 2017-2022. Para penyelenggara juga diminta bisa memanfaatkan sisa waktu untuk mengajak masyarakat agar bisa memaksimalkan keikutsertaannya dalam Pilkada nanti.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Batang Adi Pranoto, menambahkan apa yang telah disampaikan Wakil Bupati memang benar jika Batang minim konflik. Akan tetapi hal itu harus dijaga bersama agar situasi Pilkada Batang tetap kondusif hingga selesai, tentunya baik dari penyelenggara, pemerintah, masyarakat dan paslon masing-masing. “Kondusifitas ini tidak lepas dari peran semua pihak, tim maupun pendukung para paslon juga sangat berperan untuk menjaga kondusifitas,” katanya.

KPU juga mengajak masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan haknya tersebut secara baik dan benar sesuai hati nurani tanpa ada paksaan. “Selain doa bersama, kami juga menggelar pengucapan ikrar Pilkada damai dan agar bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” tandas Adi. (mg20/ric)

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

ATCS Belum Optimal 

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Operasional Area Traffic Control System (ATCS) belum bisa dilakukan secara optimal karena pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum menyerahkan aset ATCS kepada...

Pemkab Pekalongan Berhasil Pertahankan Opini WTP

KAJEN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Predikat WTP atas Laporan Hasil...

Membahayakan, Koramil Dibongkar

MAGELANG—Kondisi bangunan Komando Rayon Militer (Koramil) 20 Salaman yang semakin tidak layak, akhirnya dibongkar oleh warga pada Minggu (5/11) kemarin. Pembongkaran dibantu anggota Polsek...

Gakkumdu Siap Jerat Pelaku Pidana Pemilu

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) yang terdiri dari Polres Magelang Kota, Kejaksaan Negeri Magelang, dan Panwaslu Kota Magelang siap menjerat...

Diuntungkan Tanpa Pluim

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - PSM Makassar dipastikan tidak akan diperkuat gelandang andalannya, Wiljan Pluim, saat berlaga melawan tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Kota...

Api Abadi Bersanding dengan Air Suci

MUNGKID-- Api abadi dari pegunungan Mrapen Kabupaten Grobogan akhirnya tiba di Candi Mendut, Selasa (9/5) sore. Api ini kemudian disemayamkan bersandingan dengan air Suci...