33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Harga Tiket Naik, Tambah Fasilitas

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

TEGAL – Harga tiket masuk Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) mengalami kenaikan hingga 100 persen. Meski demikian, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menyatakan, hal itu tidak mengurangi tingkat kunjungan masyarakat. Sebab, kenaikan harga tiket masuk diimbangi dengan sejumlah pembangunan yang dilakukan untuk mempercantik PAI.

Misalnya, jogging track dan pemasangan huruf raksasa yang membentuk tulisan “Pantai Alam Indah”. Huruf raksasa tersebut, lokasinya di dekat revertment atau sabuk pantai yang membujur dari timur ke barat. Tepatnya, di sisi sebelah timur anjungan. Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Abdan Harimurti mengatakan, kenaikan harga tiket PAI diberlakukan sejak Oktober.

Kenaikan tersebut setelah selama tujuh tahun menggunakan harga tiket masuk tarif lama. Setelah kenaikan, harga tiket masuk untuk pengunjung anak-anak dari Rp500 menjadi Rp1.000 di hari biasa, dan dari Rp1.000 menjadi Rp2.000 di hari libur. Sedang untuk dewasa, Rp1.000 menjadi Rp2.000 di hari biasa, dan Rp1.500 menjadi Rp3.000 di hari libur.

“Kenaikan ini antara lain karena beban operasional, inflasi, dan penyesuaian harga tiket masuk dengan objek wisata sekitar. Meski sudah naik, harga tiket masuk PAI masih yang terendah di antara objek wisata seperti yang di Brebes maupun Pemalang,” kata Abdan, Minggu (22/1). Dia mengemukakan, Disporapar bertugas untuk mengelola dan melakukan perawatan di PAI.

Ke depan, akan kembali dilakukan sejumlah pembangunan. Yakni, melanjutkan jogging track ke arah timur. Berdasarkan wawancara di lokasi, pengunjung rata-rata tidak mempersoalkan kenaikan harga tiket masuk PAI. Mereka lebih menyoroti persoalan kebersihan. Terkait kebersihan, Abdan menjelaskan, pihaknya sudah menyediakan tempat sampah, meski jumlahnya belum optimal.

Setiap Jumat, juga dilakukan giat yang bekerjasama dengan Kantor Lingkungan Hidup (KLH). “Soal kebersihan sampah, hal ini terkait dengan kesadaran pengunjung. Meski demikian, itu risiko dari sebuah objek wisata. Selain menyediakan tempat sampah dan kerja bakti setiap Jumat, kami berupaya mengatasi genangan-genangan yang ada,” terangnya. (nam/jpnn/ric)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sadarkan Siswa Peduli Potensi Wisata Kendal

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - SMK Harapan Mulya Kendal membuatkan gerakan SMK Harapan Mulya Peduli Wisata untuk menyadarkan siswa peduli akan dunia pariwisata Kendal. Salah satunya...

Teliti Daun Ketepeng Jadi Pembasmi Bakteri

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Tiga mahasiswa D3 Farmasi Fikes UM Magelang melakukan penelitian terhadap daun ketepeng yang digunakan sebagai handwash untuk membasmi bakteri. Proposal penelitian yang dilakukan...

Industri Jamu Beri Kontribusi Besar Pada Negara

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Industri jamu memiliki kontribusi besar bagi negara, karena itu industri jamu merupakan aset yang perlu mendapat perhatian. Sebab, industri jamu memiliki banyak...

Disdikbud Klaim Trouble UNBK Tak Rugikan Siswa

RADARSEMARANG.COM - SEBANYAK 196 SMA/MA di sejumlah kota/kabupaten di Jateng terdampak atas trouble dan hilangnya soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sejumlah soal dari...

Sempat Selfie di Gereja Blenduk dan Lawang Sewu

Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, mengaku ketagihan setelah bersepeda keliling Kota Semarang, Rabu (17/5) pagi. Menurutnya, menikmati wisata heritage Kota Lama...

Tewas Terlindas Truk Kontainer

SEMARANG – Seorang pejalan kaki tewas terlindas truk kontainer saat melintas di Jalan Kaligawe KM 05, tepatnya depan Indo Marko, pada Senin (2/10) sekitar...