31 C
Semarang
Sabtu, 5 Desember 2020

Dongkrak Investasi, Dewan Usul Raperda Pariwisata

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

TEMANGGUNG – Pengelolaan dan penataan pariwisata di Kabupaten Temanggung selama ini dirasa kurang bagus alias semrawut. Sadar akan pentingnya penataan pariwisata, DPRD Kabupaten Temanggung berinisiatif mengusulkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pariwisata.

“Raperda penyelenggaraan pariwisata ini merupakan usulan dan inisiatif dari Komisi B DPRD. Awal 2017 ini kami mengajukan inisiatif raperda,” kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Temanggung Slamet Eko Wantoro, kemarin.

Slamet melanjutkan, dengan adanya raperda tersebut, pihaknya bertekad untuk mengangkat potensi wisata alam yang ada di Temanggung. Menurutnya, jika mengandalkan wisata budaya, maka Temanggung akan ketinggalan dengan daerah tetangga.

“Solusinya ya kita kembangkan potensi wisata alam yang kita punya. Kita jual sebagai daya tarik wisata,” ujar Slamet.

Raperda pariwisata akan memuat aturan yang mengakomodasi peran serta masyarakat setempat dalam pengelolaan wisata. Dengan demikian, wajah penyelenggaraan pariwisata ini akan berbasis masyarakat.

Supaya tetap berjalan baik dan mulus, Pemkab Temanggung juga harus membuka peluang investasi dari luar. Para investor dipersilakan melakukan pengembangan wisata, namun harus melibatkan peran masyarakat setempat.

“Rencana pendirian destinasi harus melibatkan banyak pihak, mengakomodasi budaya lokal dan melibatkan masyarakat. Tapi tetap terbuka untuk investasi,” jelasnya. (san/ton)

More articles

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...