31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Dukun Penipuan Penggandaan Uang Ditangkap

KAJEN – Polres Pekalongan Minggu (22/1) akhirnya menangkap otak penipuan yang mengklaim melakukan penarikan uang gaib Rp 11 miliar. Pelaku Rojai, 36 ditangkap di tempat persembunyiannya di Desa Mekarjati, blok Babakanjati RT 02 RW 01, Kecamatan Haurgelis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Rojai ketika ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Pekalongan, yang dibantu oleh Polres Indramayu, tidak melakukan perlawanan. Dari kamar yang ditempati oleh Rojai, Sat Reskrim Polres Pekalongan menemukan sejumlah barang bukti, berupa uang tunai, dan beberapa lembar bukti transfer dari para korban yang ditipu. Yakni satu lembar bukti transfer setor tunai atas nama  Lugiarso, melalui BNI, sebuah buku rekening BRI atas nama Rutini, dan sebuah Kartu ATM.

Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Trie Hartanto, Minggu (22/1) menjelaskan Rojai pelaku utama dari penipuan penggandaan uang, di Desa Desa Tembelanggunung, Kecamatan Lebak Barang, Kabupaten Pekalongan, telah ditangkap di Indramayu oleh Sat Reskrim Polres Pekalongan.

Menurutnya, tertangkapnya Rojai diharapkan bisa menuntaskan kasus penipuan uang, yang melibatkan puluhan warga dan merugikan hingga ratusan juta. Karena Rojai adalah pelaku yang melakukan ritual, disamping tersangka lain yakni Rahayu. “Penangkapan Rojai di Indramayu, adalah hasil pengembangan pemeriksaan tersangka Rahayu, yang bekerjasama dengan Rojai,” jelas  AKP Aries Trie Hartanto.

Rojai yang sebelumnya menetap di Desa Dusun Petungkon RT 1 RW 02, Desa Tembelanggunung, Kecamatan Lebak Barang, Kabupaten Pekalongan, bersama Rahayu, menipu puluhan warga Kabupaten Pekalongan, dengan membawa kabur uang lebih dari Rp 600 juta. Dia lantas melarikan diri ke Indramayu.

Seminggu sebelumnya, Rahayu ditangkap Polres Pekalongan, karena adanya laporan warga yang tertipu penggandaan uang. Rahayu ketika diperiksa di Mapolres Pekalongan mengungkapkan, Rojai, adalah otak dari dukun penarik uang gaib, yang selama ini melakukan ritual di berbagai tempat, dan dirinya bekerjasama dengan Rojai selama satu tahun. Rojai bertugas melakukan ritual untuk menarik uang gaib sebesar Rp 15 miliar.

Dirinya bertugas mencari korban, yang mau menyerahkan uang untuk biaya menarik uang gaib tersebut. Selama ini korban yang menyerahkan uang ke Rojai, adalah sebagian besar saudaranya semua, dengan jumlah lebih dari 5 orang. (thd/ric)

Latest news

Related news