31 C
Semarang
Jumat, 7 Mei 2021

42 Titik Jalan Rusak Siap Diperbaiki

KENDAL– Sebanyak 42 titik jalan rusak di Kendal telah dianggarkan melalui APBD murni 2017. Total anggaran yang disediakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan sekitar Rp 170 miliar.

Sekretaris Komisi C DPRD Kendal, Bintang Yudha Daneswara, mengatakan, 42 titik jalan yang siap terdiri atas 31 titik berupa peningkatan jalan dengan betonisasi, dan 11 titik sisanya berupa pemeliharaan jalan. Sesuai rencana, anggaran perbaikan berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) ada 39 titik, dan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ada 3 titik.

“Pembangunan jalan memang menjadi salah satu prioritas pembangunan tahun ini. Tapi tidak bisa seluruhnya jalan rusak bisa selesai tahun ini, karena pembangunan dilakukan secara bertahap,” kata Danes.

Ketua Komisi C DPRD Kendal, Nashri, menambahkan, besaran anggaran untuk perbaikan jalan dinilanya masih sangat kurang. Hal itu melihat dari jumlah kerusakan jalan di Kendal. Menurutnya, jika melihat kondisi jalan kabupaten setidaknya harus dianggarkan hingga Rp 250 miliar per tahun.

“Dari sisa kekurangan yang ada ini, pemkab bisa menambahinya dengan cara mencari dana tambahan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Sehingga paling tidak bisa mendekati target,” ujarnya.

Selain anggaran, hal krusial lain yang harus diperhatikan adalah waktu pelaksanaan pekerjaan perbaikan jalan. Paling tidak, April setidaknya harus sudah ada 25 persen pekerjaan yang sudah mulai dikerjakan. Hal itu agar tidak ada lagi pekerjaan jalan yang molor lantaran gagal lelang.

Dikatakan, gagal lelang mengakibatan penyerapan anggaran minim. Apalagi jika gagal lelang sudah mendekati akhir tahun, maka pekerjaan jalan tidak bisa berjalan.

“Jangan sampai terulang seperti tahun-tahun sebelumnya, pekerjan molor karena banyak proyek yang gagal lelang. Kami minta supaya perencanaan segera dibuat,”  tandasnya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengatakan, untuk perbaikan infrastruktur jalan kabupaten akan ada bantuan dari Provinsi Jateng sebesar Rp 70 miliar. “Untuk bantuan dari pusat masih terus diupayakan, mudah-mudahan segera dapat jawaban,” katanya.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kendal, Sudaryanto, mengaku optimistis dapat melaksanakan sesuai yang direkomendasikan pihak legislatif. Sebab, semua hal yang berkaitan dengan proses lelang pekerjaan sudah dipersiapkan, terutama melakukan koordinasi dengan OPD-OPD.

“Kami optimistis saja bisa lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya, seperti yang direkomendasikan pihak dewan,”ujarnya.

Sudaryanto mengatakan, pihaknya sudah mulai mengirim surat edaran yang ditandatangani Sekda Kendal atas nama bupati ke semua OPD Kendal. Isi dari Surat edaran tersebut yakni agar semua OPD menayangkan paket-paket yang akan diadakan di 2017 di website Kendalkan dan website LKPP.

OPD juga diminta untuk segera mempersiapkan organisasi pelaksana pengadaan atau pelaksana kegiatan yang terdiri atas Surat Keputusan (SK), seperti SK Pengguna Anggaran, SK PPKom, SK PPTK, SK Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dan lainnya. “SK ini segera dibuat agar para pejabat yang ditunjuk bisa segera melaksanakan kegiatan,” katanya. (bud/aro)

Latest news

Related news